Nusantara

Guncang Panggung Nasional! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Gerilyana Tryo Putri Juara Putri Hijabfluencer Indonesia

Guncang Panggung Nasional! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Gerilyana Tryo Putri Juara Putri Hijabfluencer Indonesia

Gerilyana Tryo Putri

Wartalampung.id, Bandung – Mahasiswa S1 Informatika Universitas Teknokrat Indonesia, Gerilyana Tryo Putri, berhasil terpilih sebagai 1st Runner Up (Juara II) dalam ajang nasional Putri Hijabfluencer Indonesia yang berlangsung di Hotel Trans Luxury, Bandung.

Geril sukses menyisihkan puluhan kontestan dari seluruh Nusantara setelah konsisten mengusung “Cyber Akhlak”.

Gerakan edukasi digital orisinal yang ia dirikan sendiri ini berfokus pada pentingnya membangun akhlak mulia dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui konten yang kreatif, positif, serta beretika di media sosial.

Berdasarkan data yang dihimpun dari media partner resmi WartaLampung.id, program advokasi ini tidak hanya dikampanyekan secara lisan. Geril tercatat aktif menggelar aksi nyata seperti edukasi ke sekolah-sekolah dan panti asuhan, melaksanakan lokakarya, hingga sukses menyelenggarakan seminar digital bertajuk “Cyber Akhlak: Navigating The Digital Frontier” di Aula Dekanat FKIP Universitas Lampung dengan menggandeng Lampung Cyber Security dan Sekelik OJK.

Inisiatif ini bahkan sempat mendapat apresiasi dan dukungan penuh langsung dari Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat audiensi menjelang keberangkatannya ke Bandung.

Di lingkungan kampus, mahasiswi berprestasi mentereng ini dikenal luas sebagai salah satu Duta Teknokrat yang aktif dalam berbagai kegiatan. Selain unggul di bidang akademik, dedikasi Geril di internal universitas dibuktikan dengan penunjukannya sebagai petugas upacara di kampusnya pada peringatan HUT RI tahun ini.

Pihak universitas menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa di tingkat nasional tersebut. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyambut baik prestasi gemilang ini.

“Kami berharap prestasi Geril ke depan semakin baik. Pencapaian ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi besar bagi mahasiswa lain untuk terus mengukir prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik,” ujar Mahathir.

Melalui latar belakangnya sebagai mahasiswi S1 Informatika Universitas Teknokrat Indonesia, aksi nyata Geril berkontribusi pada target global berikut:

  1. SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Geril tidak hanya mengedukasi masyarakat secara lisan, tetapi juga turun langsung mengadakan lokakarya (workshop), edukasi ke sekolah-sekolah di wilayah perkampungan, hingga panti asuhan. Puncaknya, ia menyelenggarakan seminar digital berskala besar bertajuk “Cyber Akhlak: Navigating The Digital Frontier”.

  • Korelasinya: Aksi ini mendukung Target 4.4 SDGs, yaitu meningkatkan jumlah remaja dan orang dewasa yang memiliki keterampilan relevan, termasuk keterampilan teknis dan kejuruan, untuk pekerjaan yang layak dan berwirausaha. Melalui literasi digital yang beretika, Geril membantu menciptakan generasi muda yang cakap teknologi dan cerdas digital.
  1. SDGs Poin 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality)

Melalui wadah komparatif seperti pemilihan Putri Hijabfluencer Indonesia, Geril membuktikan bahwa perempuan berhijab mampu memimpin gerakan sosial, menguasai bidang teknologi (Informatika), dan menjadi agen perubahan bangsa.

  • Korelasinya: Langkah nyata ini sejalan dengan Target 5.5 SDGs, yang bertujuan memastikan partisipasi penuh dan efektif bagi perempuan, serta peluang yang sama untuk memimpin di semua tingkat pengambilan keputusan dalam kehidupan politik, ekonomi, dan sosial masyarakat.
  1. SDGs Poin 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice, and Strong Institutions)

Salah satu fokus utama dari gerakan “Cyber Akhlak” yang diusung Geril adalah menekan angka informasi negatif, penyebaran hoaks, serta meminimalisasi kasus perundungan siber (cyberbullying) yang marak menyasar generasi muda di media sosial.

  • Korelasinya: Advokasi ini secara langsung mendukung perwujudan ruang digital yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan psikologis. Gerakan ini menciptakan lingkungan siber yang damai dan menghormati hak asasi sesama pengguna internet, yang selaras dengan misi utama poin ke-16 SDGs.
  1. SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Keberhasilan Geril dalam menyebarluaskan gerakan etika digital tidak dilakukan sendirian. Dalam implementasinya, ia berhasil membangun kolaborasi taktis lintas sektor demi dampak yang meluas.

  • Korelasinya: Seminar digital dan program edukasinya melibatkan kemitraan strategis dengan Lampung Cyber Security dan Sekelik OJK, serta mendapat dukungan resmi dari Wakil Gubernur Lampung. Kolaborasi multi-pihak (multi-stakeholder partnership) ini mencerminkan implementasi nyata dari poin ke-17 SDGs guna mempercepat tercapainya agenda pembangunan yang inklusif. []
Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda