Tim musikalisasi puisi SMA Al Kautsar. | Dokumentasi Balai Bahasa
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAS Al Kautsar Bandar Lampung sebagai perwakilan Provinsi Lampung di ajang musikalisasi puisi tingkat nasional.
Tim Musikalisasi Puisi SMAS Al Kautsar berhasil menjadi Pemenang I dalam Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di Hotel Luminor, Jakarta, pada tanggal 23 September 2026. Prestasi ini sekaligus mempertahankan gelar pemenang I yang diraih pada tahun sebelumnya.
Pada tahap penyisihan tahun ini, tim SMAS Al Kautsar Bandar Lampung bersaing dengan 62 tim dari 31 provinsi di Indonesia. Penyisihan dilakukan secara daring melalui pengiriman video penampilan. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 10 tim melaju ke babak final yang dilaksanakan secara luring di Hotel Luminor, Jakarta.
Tim Musikalisasi Puisi SMAS Al Kautsar Bandar Lampung terdiri atas Tubagus Restu Wibowo (guru pendamping/pelatih) serta enam siswa, yaitu Prayata Rakha Syahwira (keyboard), Muhammad Matahariku Aska (gitar), Eghy Rakha Setiawan (vokal, perkusi), Regina Pitaloka Prianti (keyboard, vokal), Fatisha Kireina (vokal), serta Muhammad Alifian Hadaya (perkusi, keyboard).
Tim ini membawakan dua karya, yaitu puisi wajib “Anak Laut” karya Asrul Sani dan puisi pilihan “Rindu dan Ombak” karya Theoresia Rumthe.
Penampilan para finalis dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Reda Gaudiamo, Hasan Aspahani, dan Jubing Kristianto. Penilaian mencakup empat aspek, yaitu penafsiran puisi, komposisi dan aransemen, keselarasan/harmonisasi, serta penampilan.
Melalui penampilan tersebut, Tim SMAS Al Kautsar Bandar Lampung berhasil memperoleh hasil terbaik berdasarkan penilaian dewan juri dan ditetapkan sebagai Pemenang I Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional Tahun 2026.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi bagi sekolah, tetapi juga membawa nama Provinsi Lampung kembali meraih prestasi tertinggi dalam ajang Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional.
Guru pendamping sekaligus pelatih tim, Tubagus Restu Wibowo, mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, gelar Pemenang I Nasional merupakan buah dari kerja keras dan pengorbanan yang telah dilakukan seluruh anggota tim.
“Tentunya sangat bahagia karena kembali menjadi Juara I Nasional. Ini merupakan pencapaian tertinggi, buah dari jerih payah dan pengorbanan yang telah dilakukan. Kami juga bahagia karena prestasi ini dapat mengharumkan nama SMAS Al Kautsar, Balai Bahasa Provinsi Lampung, dan Provinsi Lampung,” ujar Tubagus.
Lebih dari sekadar prestasi, Tubagus menilai proses yang dilalui para siswa menjadi hal yang paling membanggakan. Ia melihat anak-anak mampu memberikan penampilan terbaik meskipun menghadapi rasa gugup dan beberapa kesalahan saat tampil.
“Yang paling membanggakan adalah anak-anak dapat tampil dengan penampilan terbaiknya. Namun, yang lebih penting, mereka tidak hanya mendapatkan prestasi, tetapi juga belajar tentang kerja keras, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, rendah hati, saling mendukung, serta bertawakal kepada Allah. Semua itu merupakan proses yang mereka jalani. Bagi saya, itulah yang paling penting, yaitu momen ketika mereka belajar dan tumbuh,” tuturnya. []

Tinggalkan Komentar Anda