Azzahra Nabila. | Ridho
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis (PS PBP) FKIP Universitas Lampung (Unila), Azzahra Nabila, turut tampil dalam Unila Art Festival dan Bazar Kuliner pada rangkaian Dies Natalis ke-61 Unila, Kamis (17/9/2026).
Azzahra Nabila yang merupakan mahasiswa angkatan 2025 tampil membawakan lagu Prancis Le Festin. Penampilannya diiringi gitar oleh Hudzaifah Ubaidillah Irfani atau yang lebih dikenal dengan nama Ubay.
Penampilan tersebut berlangsung di Parkir Terpadu Unila sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-61 Unila yang dilaksanakan pada 17–19 September 2026.
Azzahra memilih Le Festin karena lagu tersebut memiliki melodi dan karakter yang unik. Sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, ia juga ingin memperkenalkan bahasa dan budaya Prancis melalui musik.
“Saya memilih lagu Le Festin karena memiliki melodi dan karakter yang unik. Selain itu, sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, saya ingin memperkenalkan bahasa dan budaya Prancis melalui musik dengan cara yang menarik dan dapat dinikmati oleh penonton,” ujar Azzahra.
Sebelum tampil, Azzahra bersama Ubay menjalani latihan selama tiga hari. Keduanya berfokus menyatukan vokal dan gitar, menyesuaikan pembagian bagian lagu, serta memperbaiki pengucapan bahasa Prancis.
Selain itu, latihan dilakukan untuk membangun chemistry agar penampilan dapat berlangsung lebih harmonis dan percaya diri di atas panggung.
Menurut Azzahra, membawakan lagu berbahasa Prancis memiliki tantangan tersendiri. Salah satu tantangan utama adalah artikulasi dan pengucapan lirik agar tetap jelas serta sesuai dengan pelafalan bahasa Prancis.
“Kami harus memperhatikan pengucapan setiap kata agar tetap jelas dan sesuai dengan pelafalan bahasa Prancis, sekaligus tetap menjaga karakter dari lagu tersebut,” katanya.
Azzahra mengaku senang, bangga, dan bersyukur mendapat kesempatan tampil dalam Dies Natalis ke-61 Unila. Terlebih, penampilan tersebut disaksikan langsung oleh Rektor Unila beserta jajaran pimpinan.
Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni dan musik.
Respons positif juga diberikan penonton selama penampilan berlangsung. Azzahra melihat antusiasme penonton menjadi pengalaman tersendiri, terutama karena lagu yang dibawakan menggunakan bahasa Prancis.
“Respons penonton sangat baik dan positif. Kami merasa senang melihat antusiasme penonton selama penampilan, terlebih karena lagu yang kami bawakan menggunakan bahasa Prancis,” ungkapnya.
Setelah tampil bersama Club des Arts, Azzahra berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya.
Ia juga berharap Club des Arts dapat menjadi wadah mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan menghasilkan karya positif.
“Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan di bidang seni, khususnya musik,” tutur Azzahra.
Keikutsertaan Azzahra dan Ubay dalam Unila Art Festival menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa PS PBP dalam memeriahkan Dies Natalis ke-61 Unila.
Penampilan Le Festin sekaligus menghadirkan bahasa dan budaya Prancis melalui seni musik di lingkungan kampus. [Ridho Ardi Anda]

Tinggalkan Komentar Anda