Bandar Lampung

Unila Art Festival 2026, Kaprodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Setia Rini Tekankan Trigatra Bangun Bahasa

Unila Art Festival 2026, Kaprodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Setia Rini Tekankan Trigatra Bangun Bahasa

Rektor Unila bersama mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis. | Helen

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Lampung menggelar Unila Art Festival 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-61.

Festival tersebut menghadirkan berbagai penampilan seni dari Mahasiswa Unila. Kegiatan berlangsung di parkiran terpadu Unila, Kamis (17/9).

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila, Setia Rini, menyoroti pentingnya kemampuan berbahasa.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami tiga jenis bahasa dalam kehidupan. Ketiganya meliputi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing (trigatra).

Setia menyebut ketiga bahasa memiliki fungsi yang saling melengkapi. Bahasa daerah menjadi bagian dari identitas serta kekayaan budaya masyarakat.

Sementara bahasa Indonesia menjadi pemersatu dalam kehidupan berbangsa.

Bahasa asing juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan Indonesia. Kemampuan tersebut dapat membantu mahasiswa mempromosikan budaya Indonesia ke mancanegara.

Karena itu, mahasiswa perlu membekali diri dengan kemampuan bahasa asing.

Menurut Setia, penguasaan bahasa tidak boleh membuat mahasiswa melupakan budaya sendiri.

Mahasiswa justru harus semakin mengenal dan bangga terhadap kebudayaan Indonesia. Budaya tersebut kemudian dapat diperkenalkan kepada masyarakat internasional.

“Cintai dan bangga dengan budaya yang kita miliki,” ujar Setia.

Ia mengatakan budaya Indonesia perlu terus dipromosikan dan dilestarikan. Kemampuan bahasa dapat menjadi salah satu cara mengenalkan kekayaan tersebut.

Hal itu juga sejalan dengan peran mahasiswa sebagai generasi penerus.

Setia berharap mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis terus meningkatkan kemampuan bahasa. Ia juga berharap mahasiswa memiliki kesempatan mengenal bahasa dan budaya Prancis secara langsung.

Pengalaman tersebut diharapkan memperkaya wawasan mereka tentang bahasa dan budaya. [Helen Meldiana]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda