Mae. | Ridho
Wartalampung.id, Bandar Lampung — Chandra Anicon 2026 menjadi ruang bagi para cosplayer untuk mengekspresikan hobi dan berinteraksi dengan pengunjung. Hal tersebut disampaikan Maesaroh atau Mae saat ditemui di Mal Chandra Tanjungkarang, Minggu (6/9/2026).
Mae merupakan cosplayer asal Bekasi yang kini tinggal di Lampung. Ia telah menekuni hobi cosplay sejak 2024.
Dalam Chandra Anicon 2026, Mae tampil sebagai Kafka. Kafka merupakan salah satu karakter dari gim Honkai: Star Rail.
Mae memilih karakter tersebut karena menyukai sifat Kafka yang elegan dan dewasa. Ia juga menyukai kostum karakter tersebut yang dinilai cukup tertutup.
“Aku suka dengan karakter Kafka karena kostumnya cukup tertutup. Sifat karakternya juga elegan dan dewasa,” ujar Mae saat diwawancarai oleh Wartalampung.id, Minggu (6/9/2026).
Keikutsertaan Mae dalam Chandra Anicon 2026 bukan untuk mengikuti perlombaan cosplay. Ia datang untuk berbaur dengan suasana acara.
Selain itu, Mae juga sedang membuka jasa makeup untuk cosplayer. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertemu teman dan melihat berbagai booth merchandise.
“Alasan pertama aku cosplay karena lagi buka komisan makeup untuk cosplayer. Alasan lainnya mau seru-seruan bareng teman dan lihat-lihat booth merch,” katanya.
Persiapan Mae untuk cosplay kali ini juga tidak terlalu rumit. Ia menggunakan versi kostum Kafka yang berbeda dari kostum default.
Mae hanya perlu melakukan styling wig. Ia juga menyiapkan pakaian yang akan digunakan.
Menurut Mae, suasana Chandra Anicon 2026 sangat meriah. Ia merasa senang karena beberapa temannya ikut tampil dalam perlombaan.
“Seru banget. Beberapa temanku ikut lomba, jadi senang bisa melihat mereka tampil di panggung,” ujar Mae.
Ia juga menikmati penampilan DDC48 dalam acara tersebut. Menurutnya, penampilan tersebut membuat suasana semakin meriah.
Selain mengikuti rangkaian acara, Mae juga mendapatkan pengalaman menarik. Ia sempat mengikuti lomba makan mi yang digelar dalam acara tersebut.
“Aku pikir aku menang karena suka makan mi. Ternyata ada yang lebih cepat, jadi kalah,” kata Mae sambil bercanda.
Meski kalah, Mae mengaku tetap menikmati perlombaan tersebut. Ia menilai kegiatan itu menjadi pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti acara.
Mae berharap cosplay dapat semakin diterima oleh masyarakat. Ia ingin hobi tersebut tidak dianggap sebagai kegiatan yang negatif.
Menurutnya, banyak hal positif yang dapat diperoleh dari dunia cosplay. Salah satunya adalah meningkatkan kepercayaan diri.
“Aku merasa lebih percaya diri setelah terjun ke dunia cosplay. Aku juga dipaksa untuk lebih kreatif dan jadi punya banyak teman serta koneksi,” ujarnya.
Bagi Mae, cosplay juga menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai hal baru. Hobi tersebut bahkan dapat menjadi sumber penghasilan.
Ia kini membuka jasa makeup dan styling wig untuk cosplayer. Hal tersebut membuat hobinya sekaligus dapat menjadi ladang rezeki.
Mae berharap para cosplayer di Lampung terus berkembang. Ia juga berharap mereka dapat menjaga kesehatan dan tetap berkarya.
“Harapanku cosplayer-cosplayer di Lampung sehat-sehat terus dan banyak duit. Aamiin,” tutup Mae. [Ridho Ardi Anda]

Tinggalkan Komentar Anda