Bandar Lampung

Perjalanan Panjang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Berbuah Wisuda, Siap Menatap Dunia Pendidikan

Perjalanan Panjang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Berbuah Wisuda, Siap Menatap Dunia Pendidikan

Wisudawan Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila. | Helen

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Perjalanan panjang selama menempuh pendidikan di Universitas Lampung akhirnya berbuah manis.

Berbagai pengalaman akademik, organisasi, praktik mengajar hingga perjuangan menyelesaikan skripsi menjadi cerita yang mengantarkan para mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila angkatan 2022 ke gerbang wisuda.

Bagi mereka, masa kuliah menjadi perjalanan penuh warna. Tidak hanya belajar di kelas, ia juga aktif berorganisasi, mengikuti PLP dan praktik mengajar, hingga menyelesaikan tugas akhir.

Tantangan terbesar selama kuliah adalah membagi waktu dan menjaga konsistensi. Kuliah, organisasi, tugas, hingga skripsi harus dijalani secara bersamaan.

“Rasanya campur aduk. Ada lega, bahagia, sekaligus haru karena akhirnya perjalanan panjang ini sampai juga di titik yang selama ini ditunggu,” kata Palupi Zaimatunnisa, salah seorang wisudawan, hari ini, kepada wartalampung.id.

Hal serupa dirasakan oleh Galuh Ayu. Pengalaman paling berkesan selama menjadi mahasiswa FKIP adalah ketika menjalani praktik mengajar di sekolah.

Berdiri di depan kelas dan menghadapi berbagai karakter siswa menjadi pengalaman yang memberikan gambaran nyata tentang dunia pendidikan.

“Rasa bangganya beda ketika ada murid yang bilang, ‘Terima kasih ya, Kak, pelajarannya seru!,” ujar Galuh.

Bagi para mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, proses penyelesaian skripsi menjadi salah satu tantangan terberat.

Revisi, menunggu arahan dosen pembimbing hingga menghadapi data penelitian yang tidak sesuai harapan menjadi bagian dari perjuangan sebelum akhirnya dinyatakan lulus.

Dukungan orang tua, keluarga, dosen pembimbing dan teman-teman juga menjadi kekuatan bagi mereka untuk menyelesaikan studi.

Setelah wisuda, sebagian besar alumni  berencana mengembangkan kemampuan di bidang pendidikan dan bahasa Prancis, serta akan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dengan mencari peluang di sekolah maupun lembaga pendidikan.

Harapan mereka, ilmu yang diperoleh selama kuliah tidak hanya menjadi gelar, tetapi dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Menurut mereka, setiap mahasiswa memiliki perjalanan masing-masing sehingga proses perkuliahan perlu dijalani dengan sabar dan konsisten. Jika lelah, berhenti sejenak untuk mencari ketenangan agar dapat melanjutkan tugas dengan hati tenang. [Helen Meldiana]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda