Echa Alesha
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Model berbakat Echa Alesha membagikan kisah inspiratifnya tentang konsistensi dan profesionalitas di dunia modeling.
Bukan sekadar berpose di depan kamera, bagi Echa, modeling adalah wadah untuk mengeksplorasi karakter dan mengekspresikan emosi yang terpendam.
Echa mengungkapkan bahwa motivasi utamanya tetap aktif adalah kesempatan untuk terus belajar dan bertemu orang baru.
Setiap sesi foto selesai, ia selalu merasa bangga dengan pencapaian dirinya.
Echa ingin menjadi model serbabisa yang cocok dengan segala konsep, mulai dari manis, baddie, galak, hingga konsep Nusantara.
Soal target dan impian terbesar Echa selanjutnya adalah melebarkan sayap ke dunia seni peran.
Sejauh ini, momen paling tak terlupakan adalah saat pertama kali terjun ke dunia model dan langsung diajak oleh make up artist (MUA) untuk mengikuti sebuah perlombaan bersama para model senior.
Perjalanan karier Echa dimulai secara otodidak melalui latihan mandiri di depan kaca dan mengamati ajang kecantikan (pageant).
Ia juga terus berkembang berkat evaluasi dari fotografer serta kritik membangun dari para seniornya.
Echa lebih menyukai konsep outdoor dengan pencahayaan alami matahari sore di lokasi seperti taman atau rooftop coffee shop.
Soal gaya riasan, Echa memilih riasan natural tipis agar karakter asli wajahnya yang manis namun tegas tetap terpancar jelas.
Menurut Echa, model adalah media untuk bercerita. Citra seksi hanyalah salah satu bentuk ekspresi, bukan definisi dari profesi model secara keseluruhan.
Menghadapi persaingan yang ketat, Echa membagikan tips untuk tetap bertahan meski lapangan pekerjaan sedang sepi.
Kunci utamanya adalah menjaga mental agar tidak mudah tersinggung saat menerima kritik.
Selain itu, rutin melatih pose, menjaga bentuk tubuh, memperbanyak portofolio, dan membangun relasi menjadi modal penting bagi Echa.
Ia menegaskan bahwa datang tepat waktu serta menjaga etika kerja adalah batasan profesional yang wajib dijaga. []

Tinggalkan Komentar Anda