Pengabdian Teknokrat di Krui. | Dokumentasi
WARTALAMPUNG.ID, PESISIR BARAT – Dalam upaya nyata mendukung transformasi pendidikan dan meningkatkan mutu pembelajaran di era digital, Balai Guru Teknologi dan Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM).
Kerja sama ini diwujudkan melalui keikutsertaan para dosen sebagai narasumber dalam Pelatihan Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) yang berlangsung di SMPN 16 Krui pada 7–8 Juli 2026.
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.
Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru SD dan SMP terpilih yang mewakili sekolah masing-masing di lingkungan Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam pelatihan intensif selama dua hari ini, Universitas Teknokrat Indonesia mendelegasikan tim narasumber terbaiknya yang terdiri dari para doktor berpengalaman. Mereka adalah Dr. Aditya Gumantan, M.Pd., Dr. Laila Ulsi Qodriani, MA., Dr. Rizky Yuliandra, M.Pd., dan Dr. M. Yuseano Kardiansyah, MA.
Jalannya pelatihan turut didampingi secara langsung oleh Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat serta Fasilitator BGTK Provinsi Lampung wilayah Pesisir Barat.
Selain materi inti, momen penting ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 16 Krui dan ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Implementation Arrangement (IA) sebagai bukti komitmen keberlanjutan kerja sama kedua pihak.
Selama agenda berlangsung, para peserta mendapatkan pendampingan teoretis dan praktis mengenai implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), berbagai model pembelajaran inovatif, pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dalam pembelajaran, integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) menggunakan Canva, Wayground, ChatGPT, dan Gemini; Microteaching, evaluasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut implementasi di sekolah.
Dekan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) sekaligus Ketua Kegiatan PKM, Dr. Heri Kuswoyo, M.Hum., menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi jembatan penting dalam mempercepat adaptasi teknologi di tingkat sekolah dasar hingga menengah.
Merespons kesuksesan agenda ini, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., memberikan apresiasi yang sangat tinggi.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan aktif para dosen dalam pelatihan ini merupakan implementasi nyata dari visi Teknokrat sebagai “Kampus Berdampak” yang berkomitmen penuh di ranah pengabdian sosial.
Teknokrat, kata Mahathir, sangat mendukung penuh sinergi bersama BGTK Provinsi Lampung ini.
Penguasaan instrumen digital seperti PID dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan sekolah bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama guna menciptakan ekosistem belajar yang adaptif dan inklusif.
Lebih lanjut, Mahathir menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari kontribusi berkelanjutan Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Poin ke-4 (Quality Education/Pendidikan Bermutu) dan SDG Poin ke-17 (Partnerships for the Goals/Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
“Melalui peningkatan kompetensi pedagogi digital bagi guru-guru di Kabupaten Pesisir Barat, Teknokrat secara konkret ikut andil dalam menyetarakan kualitas pendidikan serta memperkuat jejaring kemitraan demi melahirkan generasi emas Indonesia yang kompetitif di masa depan,” pungkasnya.
Mahathir juga mengajak lulusan SMA sederajat kuliah di Teknokrat dengan mendaftar pada spmb.teknokrat.ac.id. []

Tinggalkan Komentar Anda