Bandar Lampung

Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lampung, Kepala BPS RI dan Gubernur Mirza Minta Warga Jujur

Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lampung, Kepala BPS RI dan Gubernur Mirza Minta Warga Jujur

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. | Dokumentasi

WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai persiapan besar pendataan pelaku usaha dengan menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Dalam arahannya, pemerintah menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda pendataan rutin.

Kegiatan nasional sepuluh tahunan ini merupakan pilar utama dan fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan serta kebijakan ekonomi Indonesia di masa depan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Ruwa Jurai untuk menyukseskan agenda besar ini.

Ia meminta warga menerima kedatangan petugas sensus dengan baik dan memberikan jawaban yang jujur demi validitas data.

Berdasarkan lini masa resmi Badan Pusat Statistik (BPS), berikut adalah jadwal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang wajib diketahui oleh para pelaku usaha:

  • 1 Mei – 31 Agustus 2026: Masa pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 secara mandiri (online). Tahap ini ditujukan bagi pelaku usaha atau perusahaan berskala UMKM hingga besar yang menerima notifikasi resmi melalui WhatsApp atau email.
  • 15 Juni – 31 Agustus 2026: Pelaksanaan pendataan lapangan secara langsung (door-to-door). Ratusan ribu petugas BPS yang mengenakan atribut resmi akan mendatangi langsung lokasi usaha menengah, mikro, kecil, hingga usaha rumahan dan online yang belum melakukan pengisian mandiri.

Ada tiga poin utama yang menjadi jaminan pemerintah dalam pelaksanaan sensus tahun ini:

  • Sektor Pendataan Menyeluruh: Proses sensus akan merekam seluruh aktivitas ekonomi masyarakat secara detail, mulai dari sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), perdagangan, industri manufaktur, hingga sektor jasa.
  • Jaminan Keamanan dan Kerahasiaan: Masyarakat tidak perlu ragu memberikan informasi mengenai omzet maupun pengeluaran rutin karena seluruh data yang dikumpulkan dijamin aman dan dilindungi kerahasiaannya oleh Undang-Undang Statistik.
  • Dasar Kebijakan Tepat Sasaran: Hasil akhir dari data yang akurat ini akan menjadi kompas bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Penyelenggaraan Apel Siaga ini menandai kesiapan total instrumen statistik di daerah.

Melalui validitas data yang dikumpulkan selama periode sensus tengah tahun ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis target pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dapat tereksekusi dengan lebih matang. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda