Sumber Foto https://www.sortiraparis.com/id/hobi/olahraga-dan-kesejahteraan/guides/277929-tour-de-france-2026-semua-informasi-dan-berita-terkini-yang-tidak-boleh-anda-lewatkan-di-grande-boucle
Oleh Endang Ikhtiarti, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila
Setiap tahun Tour de France (olahraga balap sepeda jalan raya) paling bergengsi di Prancis memikat jutaan penonton serta pemirsa televisi terutama di Eropa dan dunia pada umumnya. Tour de France pada tahun 2026 ini ini akan dimulai pada musim panas yang terjadi di Prancis dari bulan Juni sampai bulan Juli. Tur akan dilaksanakan tepatnya pada tanggal 4 sampai 26 juli dengan rute yang luar biasa.
Sebelum membahas tentang Tour de France secara detail, ada sejarah yang perlu diketahui oleh para pembaca. Tour de France pertama kali diselenggarakan oleh surat kabar olahraga di Prancis pada tahun 1903 dengan tujuan untuk menarik pembaca.
Pada zaman itu, para pembalap menempuh jarak 2.428 km hanya dalam enam etape, karena pada waktu itu jalanan masih banyak dalam kondisi buruk, dan sepeda yang digunakan sangat sederhana. Bahkan karena sarana dan prasarana yang kurang bagus, para pesepeda harus memperbaiki sepeda mereka sendiri selama turnamen kalau rusak, tidak ada bantuan apa pun dari penyelenggara.
Maurice Garin adalah orang pertama kali yang memenangkan lomba Tour de France tersebut pada tahun 1903. Ia menyelesaikan 6 etape dengan jarak 2.428 kilo meter dalam waktu 94 jam, 33 menit, 14 detik. Pada tahun itu awalnya hanya sedikit penonton yang mengikuti lomba ini, namun kemudian Tour de France dengan cepat mendapat hati seluruh masyarakat Prancis bahkan Eropa dan dunia.
Seiring dengan berjalannya waktu, rute Tour de France sekarang ini mengalami perubahan dari yang awalnya hanya berlangsung selama 2 minggu menjadi berlangsung selama 3 minggu dengan jarak tempuh lebih dari 3000 km. Jarak tersebut ditempuh dalam 20 etape.
Para pembalap sekarang ini juga mendapatkan bantuan teknis jika mereka mengalami masalah dengan sepeda mereka, bantuan medis jika mengalami cidera dan lain lain.
Selama berlangsungnya turnamen ini, beberapa pembalap mengenakan kaos Jersey khusus dengan berbagai warna. Jersey warna kuning diperuntukkan bagi pemimpin klasifikasi umum.
Jersey warna hijau untuk sprinter terbaik. Jersey bintik-bintik untuk pendaki terbaik. Terakhir ada jersey warna putih yang dikenakan oleh pembalap muda terbaik. Karena itu, pasukan pembalap bersepeda nampak sangat sangat berwarna-warni pakaiannya.
Puluhan para penggemar acara Tour de France hadir dalam acara tersebut. Bahkan beberapa dari penonton datang sehari lebih awal untuk mendapatkan posisi tempat yang bagus. Mereka rela menunggu lama untuk melihat para pembalap yang akan lewat walaupun hanya beberapa detik saja.
Suasana di pinggir jalan sangat ramai dan meriah. Orang-orang bersorak untuk para pesepeda dengan membawa bendera dan spanduk.
Untuk para penonton yang berada di daerah pegunungan, mereka bisa berada sangat dekat dengan para pembalap, yang bahkan posisi tersebut terkadang berbahaya. Di tahun ini Tour de France diberi julukan “La Grande Boucle”.
Mengapa? Karena balapan ini memerlukan waktu yang lama, dengan rute yang sangat panjang, dengan jarak tempuh yang sangat jauh, dan ini merupakan kompetisi terbesar di Eropa. Rutenya sekarang ini berbentuk lingkaran atau spiral yang pada akhirnya nampak mengelilingi kota Paris.
Sebenarnya Tour de France juga menampilkan keindahan alam Prancis karena semua rute perjalanannya melalui berbagai wilayah di Prancis. Bahkan berbagai siaran langsung televisi memperlihatkan kota-kota, desa-desa, dan tempat- tempat yang indah yang dilaluinya. Sehingga para penonton menemukan kembali keragaman wilayah Prancis yang indah. Selama berada di setiap etape, para jurnalis juga menyajikan sejarah dan budaya lokal.
Bahkan bagi banyak orang yang menonton, Tour de France adalah salah satu cara untuk melakukan perjalanan melintasi berbagai daerah di Prancis. Tour de France terkadang dimulai dari atau melewati negara tetangga Prancis lain, misalnya dimulai dari Belanda, Belgia, dan Italia.
Tahun ini Tour de France untuk (Grand Départ) atau start awal pembukaan kompetisinya dimulai dan dilangsungkan di luar wilayah negara Prancis yaitu dari Barcelona (Spanyol), hingga pada akhirnya para pembalap bersepeda melintasi perbatasan untuk masuk ke wilayah Prancis.
Hal ini ditujukan untuk meningkatkan profil Tour de France dan menghasilkan pendapatan baru. dan untuk berikutnya yang ke- 114 direncakan akan dimulai dari kota Edinburgh (Britania Raya).
Dana tahun ini telah terkumpul hampir €6 juta dan akan dialokasikan untuk pembiayaan Tour de France tersebut. Dimulai dari Spanyol inilah, peloton bersepeda akan melintasi pegunungan Pyrenees, Vosges dan pegunungan Alpen. Untuk finalnya berakhir di kota Paris. Rutenya melewati daerah Montmartre yaitu sebuah kawasan bersejarah di kota Paris yang terletak di atas bukit setinggi 130 meter, lalu kemudian terus berlanjut sampai Champs-Élysées.
Di akhir kegiatan Tour de France akan ditandai dengan munculnya gerbong penyapu (mobil pembersih) yang fungsinya mengangkut sepeda balap yang rusak atau mengangkut kelompok pebalap yang tertinggal. Gerbong penyapu menjadi kendaraan terakhir dalam Tour de France yang lewat diperlintasan arena.
Gerbong ini mengikuti para pembalap dari belakang dan menandai akhir dari turnamen ketika memasuki garis finis. Gerbong ini juga mengurus peserta lomba yang meninggalkan arena balapan karena kelelahan, cedera, tertinggal dan mencegah kecurangan.
Di awal lomba balap sepeda tersebut, diiringi oleh karnaval atau parade konvoi kendaraan dari para sponsor yang berpawai tepat di depan para peleton bersepeda. Konvoi ini menampilkan kendaraan dengan dekorasi yang meriah, misalnya mobil promosi dengan berbagai maskotnya. Konvoi ini menampilkan lebih dari 150 kendaraan yang mewakili sekitar 30 merek sponsor, dan konvoi ini bisa membentang sepanjang jalan lebih dari 10 kilometer.
Konvoi ini dulunya adalah ide Henri Desgrange pada tahun 1930, yang pada awalnya dirancang sebagai cara untuk mendanai logistik para pembalap bersepeda tersebut. Mereka melakukan arak-arakan sepanjang sekitar 12 kilometer, dimulai sekitar 2 jam sebelum tour di mulai.
Kegiatannya adalah membagikan jutaan cindera mata gratis kepada para penonton di pinggir jalan. Lebih dari 10 juta item barang yang mereka bagikan, seperti makanan, topi, dan suvenir sponsor secara cuma-cuma kepada penonton di pinggir jalan.
Karnaval sponsor diadakan sebelum rombongan pembalap sepeda melintas di setiap etape (tahapan) Tour de France, bukan di awal atau akhir rangkaian seluruh kegiatan Tour de France. Karnaval itu bertujuan sebagai hiburan pembuka, fungsinya membagikan jutaan cinderamata dan hadiah hiburan gratis kepada jutaan penonton yang memadati rute setiap etape. []

Tinggalkan Komentar Anda