Nusantara

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Inovasi Kalman Filter Bantu Peternak Puyuh Lampung Selatan

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Inovasi Kalman Filter Bantu Peternak Puyuh Lampung Selatan

Inovasi mahasiswa Teknik Elektro Teknokrat. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Natar – Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmen dalam menghasilkan inovasi berbasis teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan serah terima karya inovasi mahasiswa, program studi ini terus mendorong lahirnya solusi teknologi yang aplikatif, khususnya untuk mendukung sektor UMKM dan pengembangan teknologi berbasis energi berkelanjutan.

Ketua Program Studi Teknik Elektro, Elka Pranita, S.Pd., M.T., menegaskan bahwa prodi secara konsisten mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya memenuhi capaian pembelajaran akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata di masyarakat.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Teknik Elektro untuk menjadi program studi yang unggul, inovatif, dan berdampak.

Dalam kegiatan tersebut, dua karya inovasi mahasiswa diserahterimakan kepada pelaku UMKM di Desa Umbul Kempis, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Karya pertama disusun oleh Yudha Fariz Andhika (NPM 22315003) dengan judul “Inovasi Integrasi Kalman Filter dalam Sistem Otomasi Pembacaan Suhu dan Kelembapan Sensor DHT22 pada Inkubator Penetas Telur Puyuh untuk Menekan Fluktuasi Data.”

Inovasi ini merepresentasikan konsentrasi Sistem Kendali, di mana penerapan metode Kalman Filter digunakan untuk mereduksi noise pada data sensor suhu dan kelembapan.

Hasilnya, sistem mampu menghasilkan pembacaan yang lebih stabil, presisi, dan andal sehingga mendukung optimalisasi proses inkubasi telur puyuh. Stabilitas parameter lingkungan ini berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan penetasan serta efisiensi sistem budidaya.

Sementara itu, karya kedua oleh Ikhsan Okta Saputra (NPM 22315001) berjudul “Rancang Bangun Sistem PLTS Off-Grid untuk Kebutuhan Daya Inkubator Penetas Telur Puyuh Otomatis (Studi Kasus: Desa Umbul Kempis, Kecamatan Natar, Lampung Selatan).”

Inovasi ini merepresentasikan konsentrasi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai sumber energi mandiri. Sistem ini memberikan solusi energi yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta berkelanjutan untuk mendukung operasional inkubator otomatis pada UMKM.

Implementasi kedua inovasi tersebut pada UMKM Istana Puyuh memberikan dampak signifikan dalam peningkatan kualitas proses produksi, khususnya pada sistem inkubasi telur puyuh.

Teknologi yang diterapkan mampu meningkatkan kestabilan sistem kontrol, efisiensi penggunaan energi, serta menurunkan risiko kegagalan penetasan akibat fluktuasi suhu dan kelembapan. Secara keseluruhan, hal ini berkontribusi pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta keberlanjutan usaha peternakan skala kecil dan menengah.

Dosen pembimbing masing-masing karya adalah Elka Pranita, S.Pd., M.T. dan Anwar Sadat Faidar, M.T.

Kegiatan serah terima karya inovasi ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 Mei 2025 dan diterima langsung oleh Bapak Prastio, pemilik UMKM Istana Puyuh di Kecamatan Natar.

Lebih dari itu, Program Studi Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia juga terus menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan inovasi teknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Prodi ini menjadi wadah yang tepat bagi generasi muda, khususnya lulusan SMA/SMK yang memiliki minat, bakat, dan hobi dalam merancang serta menciptakan teknologi, untuk mewujudkan ide-ide kreatif menjadi karya inovatif yang berdampak dan berdaya guna.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengapresiasi inovasi ini. Ia juga mengajak lulusan SMA sederajat kuliah di Teknokrat dengan mengklik spmb.teknokrat.ac.id.[]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda