Dekan Fakultas Ekonomi dan bisnis Unila Dr. Nairobi, SE, MSi (tengah) memberikan hadiah kepada pemenang Duta Pencegahan Covid-19 pada resepsi dies natalis ke-55 fakultas setempat. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Memasuki usia 55 tahun pada 23 September lalu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung sedang mempersiapkan jurusan Digital Bisnis dan Ekonomi Syariah. Dua jurusan ini akan direalisasikan untuk menjawab kebutuhan zaman.
Untuk Ekonomi Syariah masih dicari yang paling pas antara S-1 ekonomi syariah atau akuntansi.
Sedangkan untuk Digital Bisnis sudah dipersiapkan dengan matang. Demikian disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila Nairobi saat memberikan sambutan pada resepsi dies natalis ke-55 di aula Student Center kampus setempat hari ini, Kamis, 12 November 2020.
Untuk mewujudkan itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga mempersiapkan beberapa guru besar yang tahun depan diprediksi terwujud. Beberapa dosen yang menuju guru besar di antaranya Toto Gunarto, Marselina, Mahrinasari, Einde Evana, Ambya, Sri Hasnawati, dan Agrianti Komalasari.
Ia mengatakan, selain mempersiapkan guru besar, sejumlah dosen kini sedang menempuh program doktor di Malaysia. Memasuki usia ke-55, kata Dekan, pihak kampus juga meningkatkan kerja sama dengan usaha mikro kecil dan menengah. Sejauh ini, kata Nairobi, pihaknya bekerja sama dengan Rumah Belajar dalam pengembangan kopi asli Lampung.
“Kopi ini akan kami jadikan suvenir. Kami ambil dari produksi alumni sendiri. Ini bentuk sinergi dengan alumni,” kata Nairobi.
Ia menekankan juga bahwa kampusnya bekerja sama dengan banyak lembaga. Misalnya dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pertamina Geotermal Ulu Belu, dan lainnya.
“Untuk geotermal di Ulu Belu, kami diminta melakukan penelitian stakeholder manajemennya,” kata dia.
Acara resepsi dies natalis ke-55 ini berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan. Ada pula pemberian hadiah kepada Duta Pencegahan Covid-19 yang diinisiasi fakultas. [Adian Saputra]
