Muhammad Fari Madyan
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia kampus terbaik di Lampung terus membuktikan kualitasnya sebagai pencetak talenta digital berkelas dunia. Salah satu bukti nyatanya adalah kisah sukses Muhammad Fari Madyan, S.Kom, seorang alumnus yang kini berkiprah sebagai teknopreneur dan remote engineer internasional.
Pria yang akrab disapa Fari ini berhasil menembus pasar kerja global sekaligus menjadi motor penggerak ekosistem digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta institusi pendidikan di Provinsi Lampung.
Tempaan Mental Profesional di Organisasi Kampus
Perjalanan sukses Fari tidak lepas dari bentukan karakter selama menempuh perkuliahan di Universitas Teknokrat Indonesia.
Fari mengenang masa kuliahnya sebagai fase krusial di mana mentalitas profesionalnya dibentuk secara kokoh. Di kampus, ia tidak hanya belajar secara teoretis, tetapi juga aktif dalam dua organisasi mahasiswa yang sangat bertolak belakang namun saling melengkapi.
Fari mengasah kemampuan teknis dan pemecahan masalah (problem solving) yang kompleks melalui riset dan pengembangan teknologi di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotic Teknokrat.
Di sisi lain, ia memperkuat integritas, kedisiplinan, dan ketahanan mentalnya dengan aktif di UKM keagamaan Ukmi Ar-Rahman Teknokrat.
Kombinasi kedisiplinan teknologi dan kekuatan spiritual inilah yang membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang berani mengambil risiko, terus beradaptasi, dan konsisten berinovasi setelah lulus.
Menembus Pasar Global hingga Digitalisasi UMKM Lokal
Berbekal mentalitas adaptif dari lingkungan kampus, Fari berhasil meretas karier global secara remote atau jarak jauh. Ia tercatat pernah bergabung dengan agensi perangkat lunak Supertal.io di Singapura, serta menjadi insinyur teknologi untuk perusahaan real estat global, Keller Williams Realty, Inc., yang berpusat di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Tidak melupakan tanah kelahirannya, Fari membawa pulang pengalaman internasional tersebut untuk membangun ekosistem digital di daerah melalui pendirian CodeAtHome.id.
Perusahaan ini bergerak sebagai software house sekaligus akademi digital yang melahirkan talenta-talenta teknologi baru di Bandar Lampung. Melalui CodeAtHome, ia mendampingi proses digitalisasi UMKM lokal hingga sukses melakukan ekspansi bisnis dari satu cabang menjadi tiga cabang di Indonesia.
Produk perangkat lunaknya juga telah diadopsi oleh berbagai institusi pendidikan ternama, salah satunya adalah Sekolah Darma Bangsa.
Kreativitas Fari terus melahirkan inovasi baru dengan meluncurkan platform CahTix.com, sistem penjualan tiket acara dan pemungutan suara digital yang sukses memfasilitasi berbagai perhelatan besar.
Salah satu kesuksesannya adalah mendukung jalannya kompetisi tinju wanita antar-influencer pertama di Lampung dalam memperebutkan Piala Gubernur. Demi memperkuat jaringan teknologi di daerah, Fari juga menginisiasi wadah kolaborasi bagi para pakar teknologi informasi melalui platform LampungDev.org.
Apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia
Kiprah luar biasa yang ditunjukkan oleh Muhammad Fari Madyan mengundang apresiasi mendalam dari pihak manajemen kampus. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian alumni yang mampu bersaing di kancah internasional sekaligus membawa dampak sosial nyata di daerah.
Menurut Mahathir, keberhasilan Fari merupakan bukti otentik bahwa pola pendidikan berbasis praktik, inovasi, dan pengabdian masyarakat yang diterapkan di kampus mampu melahirkan lulusan unggul yang kompetitif.
Manajemen universitas berharap profil kesuksesan Fari ini menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi mahasiswa aktif lainnya untuk terus mengukir prestasi, aktif berorganisasi, dan berani menciptakan inovasi teknologi sejak dini.
Kontribusi Nyata terhadap Capaian SDGs
Langkah konkret yang dilakukan oleh Muhammad Fari Madyan lewat CodeAtHome, CahTix, dan LampungDev secara langsung mendukung program global Sustainable Development Goals (SDGs) yang terus dikampanyekan oleh Universitas Teknokrat Indonesia. Melalui program pelatihan talenta digital, Fari ikut mendorong pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) di Lampung.
Inovasi perangkat lunak dan platform ticketing yang ia ciptakan menjadi kontribusi nyata bagi SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Selain itu, pendampingan digitalisasi ekonomi pada UMKM terbukti memperluas jangkauan pasar dan menciptakan lapangan kerja baru, yang berdampak positif pada pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
Sinergi antara kompetensi alumni dan komitmen kampus ini semakin mengukuhkan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi swasta terbaik yang berdampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di masyarakat.
Mahathir mengajak lulusan SMA/SMK melanjutkan pendidikan tinggi di Teknokrat dengan mengklik spmb.teknokrat.ac.id. []

Tinggalkan Komentar Anda