Yana Resba
WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung sekaligus model dan pemengaruh (influencer), Yana Resba, resmi memperkenalkan gerakan Voice of Lampung.
Gerakan ini diproyeksikan sebagai wadah strategis bagi generasi Z untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempromosikan kekayaan daerah melalui platform digital.
Yana Resba selaku pendiri hari ini lewat pesan tertulis kepada wartalampung.id, menjelaskan bahwa Voice of Lampung fokus pada tiga pilar utama, yakni pengembangan diri (personal branding), pelestarian budaya, dan advokasi maritim (bahari).
Melalui akun Instagram sebagai pusat edukasi, gerakan ini berupaya mengubah persepsi anak muda agar menggunakan media sosial sebagai alat advokasi yang berdampak.
“Visi utama kami adalah memberdayakan pemuda Lampung agar memiliki branding yang kuat. Dengan begitu, mereka bisa mempromosikan kekayaan daerah kita ke tingkat nasional maupun internasional dengan lebih efektif,” ujar Yana.
Dalam isu bahari, Voice of Lampung mendorong kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem laut dan potensi perikanan Lampung yang melimpah.
Sementara pada aspek budaya, Yana menginisiasi integrasi unsur tradisional, seperti sastra dan atribut khas Lampung, ke dalam gaya hidup modern di ruang digital.
Sebagai langkah konkret, Voice of Lampung telah melakukan audiensi dan koordinasi strategis dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) guna menyelaraskan program pelestarian lingkungan.
Selain itu, Yana juga membawa narasi ini ke panggung kompetisi pageant sebagai bentuk representasi nyata identitas daerah.
“Kami ingin mengedukasi publik bahwa ada wadah bagi Gen Z Lampung untuk berkontribusi. Voice of Lampung hadir sebagai pionir advokasi digital yang menggabungkan aspek kecantikan dan intelektualitas untuk kemajuan daerah,” tambahnya.
Ke depan, gerakan ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk memperluas jangkauan proyek sosial dan lingkungan di Tanah Lada. []

Tinggalkan Komentar Anda