Surtinawati lulus MBI UTI. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Magister Bahasa Inggris (MBI) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) mengukir prestasi gemilang.
Dua lulusan perdana dari angkatan pertama berhasil menyelesaikan studi magister mereka hanya dalam waktu 3 semester. Tidak tanggung-tanggung, kualitas riset mereka diuji langsung oleh penguji eksternal dari institusi ternama tingkat nasional hingga internasional.
Capaian ini membuktikan bahwa akselerasi masa studi di Universitas Teknokrat Indonesia tetap mengedepankan kualitas akademik yang tinggi. Mahasiswa terbukti mampu menghasilkan penelitian yang relevan dengan isu global melalui proses evaluasi yang kredibel.
Riset Berbobot dan Penguji Berkelas
Lulusan pertama, Surtinawati, S.S., M.Li., resmi menyandang gelar magister pada Rabu, 1 April 2026. Ia mempertahankan tesis berjudul “Intersectional Feminism in Woman at Point Zero: Class, Gender and Sexuality in Islamic World Contexts.” Penelitian kritis ini membedah hubungan kompleks antara kelas sosial, gender, dan seksualitas dalam konteks dunia Islam.
Sidang tesis Surtinawati dibimbing oleh Dr. M. Yuseano. K, S.S., M.A. dan diuji oleh dewan penguji yang terdiri dari Dr. E. Ngestirosa, S.S., M.A. (internal) serta Dr. Elisa Dwi Wardani, S.S., M.Hum. dari Universitas Sanata Dharma sebagai penguji eksternal.
Standar Akademik Global
Selain dari Universitas Sanata Dharma, program MBI UTI juga melibatkan penguji dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Keterlibatan pakar mancanegara ini menegaskan bahwa standar evaluasi akademik di UTI telah diakui secara internasional.
Kaprodi Magister Bahasa Inggris, Dr. Laila Ulsi Qodriani, M.A., menyatakan bahwa keterlibatan penguji eksternal adalah jaminan mutu riset mahasiswa sekaligus langkah memperkuat jejaring akademik lintas negara.
Rahasia Lulus Cepat: Sistem Terstruktur
Keberhasilan lulus dalam 3 semester ini merupakan hasil dari sistem pembelajaran Outcome-Based Education (OBE) dan bimbingan intensif yang terstruktur. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Ini adalah bukti nyata kualitas program pascasarjana kami. Penggunaan teknologi digital dan fokus pada riset kontemporer memungkinkan mahasiswa lulus lebih cepat tanpa mengurangi kedalaman ilmu. Keterlibatan penguji luar negeri adalah komitmen kami menjaga standar mutu,” ujar Rektor.
Prestasi dua lulusan perdana ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa lain untuk berinovasi dan menyelesaikan studi tepat waktu dengan karya ilmiah yang berdampak luas.
Pencapaian lulusan Magister Bahasa Inggris (MBI) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dalam 3 semester merupakan langkah nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Berikut adalah poin-poin keterkaitan prestasi tersebut dengan agenda global SDGs:
1. SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)
Keberhasilan lulusan perdana menuntaskan studi dalam waktu singkat (3 semester) mencerminkan efisiensi dan efektivitas sistem pendidikan di UTI.
Akselerasi Studi: Menunjukkan kualitas pembelajaran yang fokus pada hasil (Outcome-Based Education).
Standar Internasional: Pelibatan penguji dari institusi seperti Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) menjamin kualitas lulusan yang berdaya saing global.
2. SDG 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality)
Prestasi Surtinawati, S.S., M.Li. yang mengangkat tema riset “Intersectional Feminism in Woman at Point Zero: Class, Gender and Sexuality in Islamic World Contexts” berkontribusi langsung pada diskursus akademik mengenai kesetaraan.
Pemberdayaan Perempuan: Melalui riset kritis tentang gender dan seksualitas, lulusan UTI membantu memperkuat pemahaman mengenai hak-hak perempuan di tingkat nasional dan internasional.
3. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)
Keterlibatan penguji eksternal dari Universitas Sanata Dharma dan UMPSA Malaysia merupakan bentuk nyata dari kolaborasi strategis antar-institusi pendidikan.
Jejaring Global: Sinergi ini memperkuat transfer pengetahuan dan standar mutu akademik lintas negara, yang menjadi kunci dalam mencapai target-target pembangunan berkelanjutan.
Prestasi ini menegaskan posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam mencetak generasi unggul untuk mendukung Indonesia Emas 2045 dan agenda global SDGs.
Silakan mendaftar di https://daftarpasca.teknokrat.ac.id/login. []

Tinggalkan Komentar Anda