Wartalampung.id, Bandar Lampung – Model Lampung Khairunnisa Eka Mulya atau akrab disapa Lyaa @khairunnisanisaa._ tak hanya piawai dalam bidang modeling.
Prestasinya sebagai model, wabilkhusus juara Miss Aesthetic Beauty Charm Lampung 2025 sudah membuktikan kapasitasnya dalam dunia modeling ini.
Di luar itu, masih banyak talenta lain yang ia miliki, bahkan sudah berrpestasi di level nasional. Lyaa adalah atlet dancesport, sebuah cabang olahraga prestasi.
Tahun lalu dalam PON XXI di Aceh-Sumatera Utara, Lyaa juga ikut serta. Meski tak sampai meraih medali, masuk semifinal merupakan prestasi tersendiri bagi alumnus SMAN 2 Bandar Lampung tahun 2024 itu.
Kepada wartalampung.id hari ini lewat pesan tertulis, Lyaa bilang ia mulai terjun dan serius berlatih dancesport sejak kelas 11 SMA atau saat itu aku berumur 16 tahun.
Awalnya ada seleksi yang diinformasikan oleh guru seni budaya di sekolah. Sebuah workshop sekaligus seleksi untuk dansa akan diadakan.
Karena melihat kombinasi antara seni dan fisik yang kuat, dan juga tertarik dengan beberapa koreografinya, Lyaa merasa bidang ini menantang dan cocok dengan kepribadiannya.
”Aku suka mencoba sesuatu yang baru di saat banyak orang belum tahu apa itu dancesport.”
Kata Lyaa, keunikannya olahraga ini adalah perpaduan antara fleksibilitas, ketangkasan pada olahraga dan ritme keindahan seni tari.
Baca Juga: Model dan Miss Aesthetic Beauty Charm Lampung Lyaa: Cantik itu Nyaman dengan Diri Sendiri
Di sini, si atlet tidak cuma dituntut punya stamina fisik yang prima, tapi juga harus punya musikalitas, teknik gerak yang presisi, dan ekspresi yang sesuai dengan koreografi dansa.
Lyaa mengaku, karena baru, ia belum benar-benar mumpuni di dancesport ini.
”Untuk bisa mencapai tingkat mahir atau kompetitif, biasanya butuh waktu sekitar 2 sampai 3 tahun latihan intensif.”
Kata Lyaa, dalam olahraga ini, atlet tidak pernah berhenti belajar karena teknik dan tren koreografi terus berkembang.
Untuk dancesport, Lyaa dan teman-temannya berlatih sangat disiplin. Jadwal latihan adalah Senin-Jumat.
Jika tidak ada jam sibuk di kampus, ia biasanya latihan bisa sampai lima hari dalam seminggu.
Fokusnya mulai dari latihan fisik (stamina dan kelenturan), pengulangan teknik dasar (basic steps), hingga sinkronisasi gerakan dengan pasangan dansa atau musik.
Bagi Lyaa, PON XXI adalah pengalaman yang luar biasa membanggakan.
Ia turun di kategori Pre-Amateur Latin dan FFA Rumba. Setelah melalui penyisihan yang ketat, ia dan tim berhasil lolos ke semifinal.
”Meskipun belum bisa raih medali, haru sekali bisa bawa nama baik daerah di ajang olahraga terbesar di Indonesia.”
Bagi Lyaa, pengalaman terbaik adalah saat aku merasa klik dengan musik dan lantai dansa.
Standing applause da medali juga merupakan sebuah kebanggaan. Selain itu, bisa bertemu dengan atlet-atlet hebat dari seluruh Indonesia juga menjadi pengalaman yang sangat berharga selama aku menjadi atlet dancesport Lampung ini.
Baginya, prospek olahraga ini sangat cerah. Dancesport kini semakin diakui sebagai olahraga prestasi yang bergengsi, bukan sekadar hiburan.
Beberapa teknik dasar yang harus dikuasai antara lain pemahaman ritme dan irama musik, keseimbangan, koordinasi, postur dan penempatan, kelincahan kaki, serta ekspresi dan presentasi.
”Jika turun di nomor perlombaan yang berpasangan, kemampuan bermitra dengan yang lain juga harus kita kuasai.”
Untuk pelatih dancesport dari awal sampai sekarang, kata Lyaa, khususnya kategori dansa berpasangan sekaligus coach-nya adalah Yogi.
Ada juga coach yang pernah memberikan ilmu dan mengajarkan langsung bagaimana cara bergerak saat Lyaa dance floor.
Misalnya, coach lintas kota (atlet nasional Indonesia) beberapa di antaranya Titan, Riri, dan Adit.
Ia juga tak lupa berterima kasih dengan ibunya yang mendukungnya terus maju dan berkembang di bidang olahraga ini.
”Peran ketua IODI Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung juga besar terhadap kemajuanku dalam olahraga ini.” []
Biodata
Nama : Khairunnisa Eka Mulya
Panggilan : Lyaa
Kelahiran : Bandar Lampung, 27 Juni 2006
Status : Anak pertama
SMA : Alumnus SMAN 2 Bandar Lampung tahun 2024
Kampus : Fakultas Hukum Unila (semester 4)
Tinggi : 163 cm
Berat : 47 kg

Tinggalkan Komentar Anda