Wartalampung.id, Bandar Lampung – Desliyani Natalia tampil sebagai pembicara dalam sesi Motivational Talk yang diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII SMAIT Fitrah Insani Bandar Lampung kemarin.
Dalam sesi ini, Desliyani mengajak para pelajar untuk berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan mulai mengenali potensi serta nilai diri masing-masing.
Mengangkat tema tentang arah hidup, potensi, dan karakter, Desliyani menekankan bahwa masa sekolah bukan hanya tentang mengejar nilai akademik, tetapi juga tentang proses membentuk sikap, kebiasaan, dan mental yang akan menentukan masa depan siswa.
“Setiap anak punya potensi. Tidak semua terlihat cepat, tapi semua bisa tumbuh jika mau belajar dan konsisten,” ujar Desliyani di hadapan para peserta.
Dalam penyampaiannya, Desliyani menggunakan pendekatan yang komunikatif dan reflektif. Ia tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa terlibat aktif melalui sesi refleksi dan diskusi ringan.
Para siswa diajak untuk jujur pada diri sendiri, mengenali kelebihan dan kekurangan, serta berani memiliki mimpi tanpa takut gagal.
Desliyani juga menyoroti pentingnya membangun mindset yang sehat di usia sekolah. Menurutnya, kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses belajar.
Sikap bertanggung jawab, disiplin, dan berakhlak menjadi nilai yang terus ditekankan sebagai bekal utama dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Prestasi itu penting, tapi karakter jauh lebih menentukan. Ilmu tanpa nilai akan kosong, dan sukses tanpa akhlak akan rapuh,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Desliyani berharap para siswa tidak hanya termotivasi sesaat, tetapi benar-benar tergerak untuk memperbaiki diri, membangun kebiasaan baik, dan menyiapkan masa depan dengan lebih sadar dan terarah.
Kegiatan ini menjadi salah satu ruang pembelajaran nonakademik yang memberi penguatan mental dan spiritual bagi siswa, sekaligus mendorong mereka untuk menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. []

Tinggalkan Komentar Anda