Ivana Ika Cahya
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ivana Ika Cahya mulai menyukai kesenian tari berawal dari pengalaman sederhana yang sangat berkesan. Ia bercerita, saat TK, ia pertama kali menari di acara perpisahan.
Sejak saat itu, rasa penasaran dan ketertarikan terhadap tari mulai tumbuh. Ketertarikan itu semakin kuat ketika ia mulai mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan sanggar tari.
Di sanggar itu, ia belajar bahwa menari bukan hanya tentang menghafal gerakan, melainkan juga tentang mengekspresikan perasaan, memahami cerita di balik setiap tarian, serta melatih kedisiplinan dan kerja sama.
Seiring berjalannya waktu, tari menjadi bagian penting dalam hidup Ivana. Melalui kesenian tari, Ivana belajar lebih percaya diri, berani tampil di depan umum, dan menghargai budaya sendiri.
”Kesenian tari bukan sekadar hobi bagiku, melainkan juga cara mengenal diri sendiri dan melestarikan warisan budaya yang sangat berharga,” kata dia kepada wartalampung.id lewat .
Ivana sempat mengikuti lomba FLS3N tahun 2019 dan meraih juara III.
Ia kemudian pernah menjadi salah satu siswi penari MTQ Ke-50 Provinsi Lampung.
Ivana mengatakan, selain hobi menari, ia juga mengikuti Duta Generasi Muda Berprestasi di bawah naungan Yayasan Sinar Penjaga Bangsa.
Duta Generasi Muda Berprestasi ada di seluruh Indonesia. Di duta ini, Ivana belajar tentang public speaking dan mengikuti beragam seminar.
”Duta Generasi Muda Berprestasi ini akan mengadakan batch spesial tingkat internasional di Yogyakarta.”
Ivana juga tercatat sebagai Putri IKon Nusantara Berbakat 2025. []
Biodata:
Nama : Ivana Ika Cahya
Kelahiran : 18 Juni 2009
Sekolah : SMAN 12 Bandar Lampung (kelas XI)

Tinggalkan Komentar Anda