Nusantara

Usung Arabic Quiz, Tim Abiz SMP Az Zahra Sabet Perunggu di Ajang InYSIA 2025

Usung Arabic Quiz, Tim Abiz SMP Az Zahra Sabet Perunggu di Ajang InYSIA 2025

M. Kevin Alvaro dan Lareisya Caesario Radjabani. | Nathania Shakira

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Tim Abiz dari SMP Islam Az Zahra Bandar Lampung berhasil meraih medali perunggu pada Indonesian Young Scientists and Inventors Award (InYSIA) 2025 yang diselenggarakan ABAK Academy bekerja sama dengan FMIPA UGM.

Tim yang beranggotakan M. Kevin Alvaro dan Lareisya Caesario Radjabani tersebut mengusung karya berjudul “Abiz (Arabic Quiz): Gamifikasi Berbasis Game Web sebagai Solusi Alternatif Mempelajari Dhamir dan Fiil Madhi Pembelajaran Bahasa Arab SMP Islam Az Zahra Bandar Lampung.”

Penelitian ini berangkat dari kondisi bahwa pembelajaran bahasa Arab di sekolah masih dirasa sulit oleh sebagian siswa.

Hal tersebut mendorong mereka membuat game berbasis web dengan format kuis yang dilengkapi pembahasan pada setiap jawabannya.

“Kami berpikir gimana caranya biar bahasa Arab ini bisa dimengerti dan juga lebih seru,” ujar salah satu anggota tim.

Persiapan penelitian dilakukan selama sekitar tujuh bulan.

Sebelumnya, mereka juga mengikuti ajang OPSI 2025 namun belum berhasil meraih kemenangan, dan kembali berkompetisi pada InYSIA hingga berhasil membawa pulang medali perunggu.

Berdasarkan kuisioner yang dibagikan kepada teman-teman, penggunaan game dinilai membuat pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih seru dan lebih mudah dipahami.

Kesulitan penelitian berada pada tahap pemilihan materi bahasa Arab sehingga tim berdiskusi dengan guru pembimbing dalam penentuan konten yang dimasukkan ke dalam game.

Ke depannya, tim Abiz berencana untuk mengembangkan game agar dapat diakses lebih luas oleh pengguna, menambahkan materi, serta membuka kemungkinan pengembangan ke bahasa lain seperti bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

Kevin dan Lareisya turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada sekolah dan guru-guru yang telah mendukung proses penelitian mereka.

“Terima kasih banyak atas dukungannya ustaz dan ustazah yang bantu kami buat penelitian ini,” ujar mereka.

Sebagai pesan kepada pelajar lainnya, mereka mengajak untuk tidak ragu mencoba dunia penelitian.

“Coba dulu, jangan putus asa. Kita enggak pernah tahu kalau ternyata penelitian itu seru,” tutup mereka. [Nathania Shakira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda