Tim HufftMary terdiri dari Al Baskara Nur Rahman dan Alby Abdhiatha. | Nathania Shakira
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Siswa SMP Islam Az Zahra Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang penelitian program InYSIA (Indonesian Young Scientists and Inventors Award) yang diselenggarakan oleh ABAK Academy bekerja sama dengan FMIPA UGM.
Dari SMP Az Zahra, terdapat tujuh tim yang berhasil meraih medali nasional pada ajang tersebut.
Salah satunya adalah Tim HufftMary yang terdiri dari Al Baskara Nur Rahman dan Alby Abdhiatha, dengan judul penelitian “Teknologi Filtrasi Udara di Dalam Ruangan Dengan Medium Ca(OH)2 untuk Mengurangi Cemaran Asap Rokok dan Debu Terintegrasi Bio-Fragrance Tanaman Rosemary (Salviarosmaninus).”
Penelitian di bidang ilmu terapan ini membuat alat untuk memfiltrasi udara dari asap rokok, sehingga dapat membantu mengurangi dampak seperti penyakit paru-paru, kanker paru-paru, dan berbagai penyakit lainnya akibat paparan asap rokok.
Cara kerjanya menggunakan exhaust vent untuk mengisap asap rokok, kemudian asap dialirkan ke ruang Ca(OH)2 sebagai larutan untuk memfilter asap rokok tersebut.
Setelah itu disalurkan lagi ke ruangan ARH2O, lalu diteruskan ke tanaman rosemary untuk menambah aroma segar.
Latar belakang penelitian ini dilihat dari banyaknya warga di Indonesia yang terkena dampak penyakit akibat asap rokok seperti kanker paru-paru, TBC, dan pneumonia.
“Kami tergerak untuk membuat alat ini dengan air Ca(OH)2 dan tanaman rosemary yang mudah dicari di Lampung,” ujarnya.
Sebelumnya, mereka sempat mengalami kegagalan dalam ajang OPSI 2025 lalu.
Namun berkat tekad yang kuat dan pantang menyerah, Alby dan Albas mampu membuktikan bahwa mereka layak untuk mendapatkan hasil terbaik, terlihat dari medali emas yang mereka peroleh.
Persiapannya cukup panjang, kurang lebih enam bulan, mencakup pembuatan proposal, babak seleksi, pembuatan alat, dan rangkaian lainnya sampai dinyatakan sebagai pemenang.
Selain itu, Albas dan Alby merasa sekolah sangat membantu mereka, mulai dari proses pembuatan proposal hingga pembuatan alat dengan dukungan yang ekstrasuportif.
Sebagai penutup, mereka juga berharap adik-adik kelas dapat melanjutkan perjuangan mereka untuk ke depannya. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda