Bandar Lampung

Michelle Sasha Sidabalok Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Sukses Pandu GenRe Got Talent 2025

Michelle Sasha Sidabalok Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Sukses Pandu GenRe Got Talent 2025

Michele Sasha Sidabalok. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Michelle Sasha Sidabalok, juara III Duta Genre Provinsi Lampung sekaligus mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung, sukses memandu jalannya ajang Genre Got Talent 2025 yang bertema “Genre Show Inspiring Stage”.

Acara tersebut digelar oleh Bidang Life Skills Forum Genre Indonesia Provinsi Lampung pada 29 November 2025 dan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta yang hadir.

Tidak hanya bertugas sebagai pembawa acara, Michelle juga terlibat sebagai bagian dari panitia penyelenggara.

Dengan penguasaan panggung dan pembawaan yang energik, Michelle sukses menjaga alur acara mulai dari pembukaan hingga pengumuman pemenang.

Kepada wartalampung.id, Michelle menjelaskan bahwa Genre Got Talent merupakan ajang pencarian bakat yang ditujukan bagi para Gendrangers dan remaja dari PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) di seluruh Provinsi Lampung.

Para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Lampung Timur, Lampung Barat, serta delegasi PIK R dari kampus-kampus di Lampung.

Michelle menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memberi ruang bagi remaja untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

“Harapannya untuk mengajak para remaja di Provinsi Lampung mengembangkan bakat dan potensi yang mereka punya, berkreasi, menyuarakan aspirasi dan perasaan mereka melalui karya seni,” jelasnya.

Michelle juga menambahkan bahwa seni bukan hanya sekadar karya, tetapi juga sarana untuk menyampaikan opini dan suara generasi muda.

Ajang yang dipenuhi penampilan kreatif tersebut semakin meriah dengan dukungan penonton yang memadati lokasi.

Selain ajang unjuk bakat, rangkaian acara juga diisi dengan seminar kewirausahaan pembuatan buket bersama Aufi Floris.

Kegiatan tersebut menjadi upaya penguatan keterampilan dan jiwa wirausaha bagi remaja agar mampu mengembangkan kreativitas menjadi peluang ekonomi.

“Ini bisa menjadi tonggak awal untuk remaja memahami bagaimana cara memulai bisnis dan mengelola kreativitas menjadi peluang,” tutur Michelle. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda