Tim PKM Unila juara I Pimnas di Makassar. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Lampung berhasil meraih juara I pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 23–28 November 2025.
Prestasi ini menjadi torehan emas yang dipersembahkan oleh mahasiswa Unila setelah beberapa tahun terakhir belum berhasil meraih posisi teratas.
Tim PKM-VGK Unila terdiri atas Eka Arinda (Pendidikan Ekonomi), Aulia Rafly Lubis (Pendidikan Ekonomi), Muhammad Ghinau Tofadillah (Pendidikan Ekonomi), Belia Nabila Putri (Hukum), dan Zaka Kurnia Rahman (Teknik Informatika).
Mereka mengusung inovasi Gambling Activity Tracing Engine (GATE) System, sebuah sistem pelacakan aktivitas perjudian yang dikembangkan melalui kolaborasi lintas keilmuan.
Proses menuju Pimnas ditempuh selama hampir satu tahun, dimulai dari penyusunan proposal, proses revisi, seleksi tingkat fakultas dan universitas, hingga akhirnya dinyatakan lolos pendanaan dan menjalankan program selama tiga hingga empat bulan.
Setelah tahap PKP-2 selesai dan proposal dinyatakan lolos ke Pimnas, tim memasuki masa persiapan intensif selama dua minggu, yakni sejak diumumkannya kelolosan pada 7 November 2025 hingga keberangkatan pada 20 November 2025.
Selama masa persiapan tersebut, tim menjalani ritme latihan yang padat di TP2M Unila.
Mereka mengikuti simulasi presentasi dengan dosen pembimbing serta dosen-dosen ahli di bidang hukum dan teknologi untuk memperkuat penyampaian materi.
Latihan dilakukan hampir setiap hari, bahkan dalam beberapa kesempatan digelar beberapa kali dalam satu hari guna menyesuaikan masukan dan memperbaiki alur presentasi.
Dukungan kampus turut menjadi faktor penentu. Unila menyediakan fasilitas ruang latihan, pendampingan intensif, monitoring perkembangan, serta bantuan administrasi dan keberangkatan.
Selama pelaksanaan Pimnas, tim juga didampingi langsung oleh ofisial kampus.
Sesampainya di Makassar, tim PKM-VGK disambut oleh atmosfer kompetisi yang meriah.
“Kami bangga bisa berdiri di antara ratusan tim terbaik dari seluruh Indonesia,” ujar perwakilan tim, Eka Arinda.
Ia menyampaikan bahwa sesi presentasi dan momen pengumuman merupakan saat paling menegangkan sepanjang kompetisi.
Kerja keras mereka akhirnya terbayar dengan diraihnya medali emas bagi Universitas Lampung.
Tim PKM-VGK Unila berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk mengikuti PKM.
Eka menekankan, PKM bukan hanya soal juara, tetapi juga proses belajar yang membuka wawasan dan pengalaman baru.
Sebagai penutup, ia juga mengajak mahasiswa lain untuk berani memulai, tidak takut gagal, dan memilih masalah nyata yang ingin mereka selesaikan melalui inovasi. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda