Nusantara

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Motivasi Mahasiswa Jadi Pahlawan Beragam Bidang, Tegaskan Komitmen Jaga Keunggulan Kampus Sang Juara

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Motivasi Mahasiswa Jadi Pahlawan Beragam Bidang, Tegaskan Komitmen Jaga Keunggulan Kampus Sang Juara

Para mahasiswa berprestasi, pahlawan Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA memotivasi mahasiswa untuk bisa menjadi pahlawan pada banyak bidang. Ia mengemukakan, sejauh ini banyak mahasiswa Teknokrat yang sudah menjadi pahlawan dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Termasuk juga mereka yang berkiprah di bidang seni, budaya, olahraga, robotik, dan sebagainya.

Dalam momentum Hari Pahlawan, Nasrullah juga menegaskan tekadnya menjaga nama baik berjuluk Sang Juara ini.

Julukan Sang Juara diberikan oleh tokoh nasional Aburizal Bakrie pada tahun 2013 saat menghadiri wisuda Teknokrat. Tokoh nasional asal Lampung itu memberikan julukan Sang Juara yang kemudian tetap digunakan sampai sekarang.

Nasrullah mengatakan, dalam banyak bidang, Teknokrat sudah melahirkan banyak pahlawan.

Dalam ruang lingkup dosen, banyak pengajar Teknokrat yang diakui kemampuannya di level internasional.

Misalnya Dr Si. Dedi Darwis yang masuk dalam ilmuwan terbaik di Indonesia versi AD Scientific Index. Dedi juga berkali-kali menjadi pembicara utama dalam seminar internasional di Rusia.

Dua mahasiswa Teknokrat tahun lalu juga sukses menembus seleksi pertukaran pelajar internasional bertajuk Indonesia International Students Mobility Awards (IISMA) yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek (kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi/Kemdikti Saintek) Republik Indonesia.

IISMA adalah program studi selama satu semester di universitas di luar negeri yang didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia.

A Vahry Lilam Putra dan Hanny Wulandari Fernanto berhasil lulus program IISMA di Middle East Technical University, Turki, dan Belarusian State University, Belarusia.

Rektor juga mengatakan, kepahlawanan lulusan Teknokrat juga dibuktikan dengan serapan ke dalam pasar tenaga kerja dan wirausaha. Banyak lulusan Teknokrat yang sebelum lulus ditunggu perusahaan skala nasional dan internasional.

Yang terbaru misalnya alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Haris Yudhopangesti berkarier di Intellinum Inc di Amerika Serikat.

Tahun ini Duta Bahasa Provinsi Lampung untuk putra juga diraih mahasiswa Teknokrat: M Azra Lilam Putra. Pada pemilihan Duta Bahasa Nasional, Azra masuk dalam harapan I nasional, sebuah prestasi yang jarang diraih utusan asal Lampung di level nasional.

Secara umum dalam raihan pemeringkatan internasional, Teknokrat juga tetap yang terbaik.

Misalnya, Universitas Teknokrat Indonesia meraih prestasi menjadi Kampus Terbaik Inovasi Dunia versi The World University Ranking for Innovation (WURI) Ranking 2024.

Dalam versi AppliedHE, Universitas Teknokrat Indonesia juga menjadi PTS Terbaik ASEAN 2025.

Rektor menegaskan, semangat Hari Pahlawan mesti dijadikan momentum untuk terus memberikan yang terbaik bagi kampus, provinsi, dan Indonesia.

Ia meyakini, semua mahasiswa Teknokrat mampu memberikan yang terbaik sesuai dengan kontribusinya masing-masing.

Selamat Hari Pahlawan. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda