Nusantara

Muhammad Rafif Indharto Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Lolos Pertukaran Pelajar Internasional ke Universiti Teknologi MARA Malaysia

Muhammad Rafif Indharto Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Lolos Pertukaran Pelajar Internasional ke Universiti Teknologi MARA Malaysia

Muhammad Rafif Indharto. | Nathania Shakira

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Muhammad Rafif Indharto, mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung angkatan 2023, berhasil lolos dalam program pertukaran pelajar internasional. Rafif bersiap studi di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.

Program pertukaran pelajar ini diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung bekerja sama dengan UiTM Malaysia.

Kegiatan pertukaran akan berlangsung selama satu bulan, mulai 25 November hingga 24 Desember 2025.

Dari puluhan mahasiswa yang mendaftar, terpilih 16 peserta dari berbagai jurusan, dan Rafif menjadi salah satu di antaranya.

Dalam program ini, Rafif akan ditempatkan di Bachelor of Education (Teaching English as a Second Language) with Honours.

“Sayangnya di sana tidak ada program studi Bahasa Prancis, jadi saya akan belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua,” ujar Rafif.

Rafif mengaku bahwa proses seleksi yang dijalaninya cukup menantang.

Ia baru mengetahui informasi tentang program tersebut di tengah jadwal kuliah dan organisasi yang padat, sehingga persiapan dilakukan dalam waktu singkat.

“Hari Rabu saya mulai latihan setelah kegiatan, Kamisnya langsung wawancara,” katanya.

Selain aktif di bidang akademik, Rafif juga dikenal aktif berorganisasi.

Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis (Imasapra) Unila 2025.

Kesibukan tersebut membuatnya harus pandai membagi waktu antara tanggung jawab organisasi dan persiapan keberangkatan.

Proses pendaftaran program ini dimulai dengan pengumpulan berkas seperti fotokopi kartu tanda mahasiswa (KTM), transkrip nilai, dan paspor.

Tahap berikutnya yaitu tes wawancara yang menilai kemampuan berbahasa Inggris, sebelum akhirnya diumumkan daftar peserta terpilih.

Sebelum berangkat, seluruh peserta juga mengikuti pembekalan yang diselenggarakan oleh pihak fakultas.

Dalam kegiatan tersebut, para dosen pembimbing memberikan penjelasan terkait teknis keberangkatan dan sistem belajar di UiTM, agar mahasiswa lebih siap beradaptasi selama mengikuti program.

Menjelang keberangkatannya, Rafif juga melakukan berbagai persiapan, mulai dari riset mengenai lingkungan dan fasilitas UiTM, lokasi asrama, hingga teknis keberangkatan lainnya. [Nathania Shakira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda