Riyan Indra Wijaya. | Delima Kurnia
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Setelah resmi terpilih sebagai Duta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (28/10), Riyan Indra Jaya mahasiswa Pendidikan Bahasa Lampung angkatan 2024, kini aktif menjalankan berbagai kegiatan dan tanggung jawab barunya di lingkungan fakultas, Rabu, 5/11/2025.
Riyan menyampaikan, perannya sebagai duta membuatnya lebih banyak terlibat dalam kegiatan kampus, seperti menghadiri acara-acara resmi di tingkat fakultas maupun forum komunikasi mahasiswa.
Ia merasa tanggung jawab yang diemban cukup besar karena harus mampu menunjukkan perbedaan diri sebagai representasi mahasiswa FKIP yang baik.
“Sebagai duta, saya harus bisa menunjukkan perbedaan diri saya dengan mahasiswa lain. Tanggung jawabnya besar karena membawa nama baik fakultas,” ujarnya.
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Riyan adalah kesempatan untuk bertemu dan berdialog langsung dengan dekan FKIP.
Menurutnya, momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan.
“Alhamdulillah, berkat menjadi duta, saya berkesempatan audiensi langsung dengan Dekan FKIP. Itu pengalaman yang sangat berkesan,” tambahnya.
Meski memiliki lebih banyak tanggung jawab yang, Riyan tetap berusaha menyeimbangkan antara peran sebagai duta dan kewajiban kuliah.
Ia menggunakan skala prioritas untuk mengatur waktu, terutama saat jadwal kegiatan duta bertabrakan dengan perkuliahan.
Riyan menilai keberadaan Duta FKIP berperan penting dalam meningkatkan citra positif fakultas di mata mahasiswa maupun masyarakat.
“Selama ini FKIP belum banyak terekspos dengan baik. Saya berharap, dengan adanya Duta FKIP, citra fakultas bisa semakin dikenal dan berkembang positif,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Riyan berpesan kepada mahasiswa lain yang ingin melanjutkan perannya sebagai Duta FKIP kelak agar tidak ragu untuk mengembangkan diri dan berani mengambil peluang.
“Jangan minder atas diri kita, karena setiap orang punya kelebihan yang belum tentu dimiliki orang lain. Cukup percaya diri dan banyak belajar tentang FKIP,” pesannya.
Riyan berharap keberadaan Duta FKIP dapat menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih luas bagi fakultas dan universitas. [Delima Kurnia]

Tinggalkan Komentar Anda