Abdul Hakim
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Komite I DPD RI yang juga ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Abdul Hakim mengingatkan sekolah dan pemerintah daerah agar lebih masif mengampanyekan antiperundungan kepada siswa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya perundungan di sekolah yang berimbas pada keluarnya siswa yang menjadi korban.
Hakim mengatakan itu menyikapi adanya siswa SMPN di Bandar Lampung yang terpaksa keluar karena tidak tahan menerima perundungan dari teman-temannya hanya lantaran ibunya bekerja sebagai pemulung.
Hakim mengatakan, kampanye antiperundungan mesti masif sehingga memberikan kesadaran kepada pelajar untuk menghindari perilaku tercela itu.
Hakim juga menginginkan para guru untuk tak bosan-bosan mengingatkan siswa untuk menjauhi perilaku yang mengarah kepada perundungan. Baik dalam ucapan maupun tindakan.
Hakim menjelaskan, setiap siswa mesti diberikan pemahaman bahwa setiap manusia adalah sama di mata Tuhan dan hukum, serta perlindungan dari sekolah. Siswa mesti diajarkan bahwa tidak boleh menghina siapa pun dengan latar belakang agama apa pun, juga apa pun pekerjaan orangtua.
Hakim menyesalkan kejadian ini terjadi. Ia berharap ini adalah kejadian terakhir dalam konteks perundungan. []

Tinggalkan Komentar Anda