Bandar Lampung

Sri Seneng Kembali Nahkodai Muslimat Dewan Dakwah Lampung, Targetkan 1.000 Tholibah dan 100 Ustazah Mumpuni

Sri Seneng Kembali Nahkodai Muslimat Dewan Dakwah Lampung, Targetkan 1.000 Tholibah dan 100 Ustazah Mumpuni

Muslimat Dewan Dakwah Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Musyawarah Wilayah Muslimat Dewan Dakwah Lampung resmi menetapkan Sri Seneng sebagai Ketua Umum 2025–2030.

Dalam forum yang berlangsung di Aula Dewan Dakwah Lampung pada Sabtu (4/10), Sri Seneng kembali dipercaya untuk memimpin dengan dukungan suara mayoritas.

Dari total 41 suara, Sri Seneng meraih 36 suara, mengungguli dua kandidat lainnya. Terpilihnya kembali Sri Seneng menandai kelanjutan kepemimpinan yang sebelumnya dinilai berhasil membawa berbagai program dakwah perempuan di Lampung.

Perwakilan Pengurus Pusat Muslimat Dewan Dakwah, Mufidah Said, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara Muslimat dan Dewan Dakwah Lampung dalam merancang kebijakan dan program strategis.

“Kebijakan pengurus Muslimat harus bisa bersinergi dengan Dewan Dakwah Lampung karena merupakan satu kesatuan,” ujarnya.

Acara musyawarah diawali dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban periode 2021–2026 oleh Sri Seneng, dilanjutkan pemilihan ketua umum.

Sambil menunggu penghitungan suara, Ustaz Aidi Afrian (Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah Lampung) memberikan tausiyah inspiratif tentang keikhlasan dan pentingnya berjamaah dalam perjuangan dakwah.

“Jika berharap kepada manusia, akan kecewa. Kita diuji dengan kesenangan untuk bersyukur, dan diuji dengan hal yang tidak menyenangkan untuk bersabar,” pesannya.

Dalam sambutannya usai terpilih, Sri Seneng mengungkapkan dua program unggulan besar yang akan menjadi fokus kepengurusan lima tahun ke depan:

Pencanangan 1.000 tholibah tahsin, dengan rencana pembangunan gedung tiga lantai sebagai pusat pembelajaran Alquran.

Pencetakan 100 ustazah mumpuni, melalui program daurah ustazah berbayar dan pelatihan daiyah bagi ketua kelas serta ustazah baru.

“Muslimat Dewan Dakwah harus menjadi garda depan dalam melahirkan kader perempuan Qurani yang berilmu dan berdaya,” tegas Sri Seneng.

Musyawarah Wilayah 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Muslimat dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan muslim di Lampung. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda