Lomba band Smanda Olympic 2025. | Nathania Shakira
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Setelah sebelumnya diselenggarakan secara daring pada Smanda Festival 2024, lomba band Smanda Olympic 2025 akhirnya hadir secara luring hari ini, Kamis (25/09/2025) di lapangan SMAN 2 Bandar Lampung.
Perlombaan ini berlangsung satu hari penuh, dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, diikuti oleh sembilan tim kategori umum.
Smanda Olympic sendiri merupakan ajang tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-60 SMAN 2 Bandar Lampung.
Selain lomba band, acara ini juga menghadirkan berbagai kompetisi olahraga, seni, dan kreativitas pelajar dari berbagai sekolah.
Sebelum perlombaan band dimulai, pagi harinya Smanda Olympic lebih dulu diramaikan dengan lomba modern dance yang diikuti peserta dari berbagai jenjang.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran bazar UMKM yang menyediakan beragam produk, sehingga menambah daya tarik acara bagi pengunjung.
Dalam aturan main, setiap peserta wajib membawakan dua lagu, terdiri dari satu lagu daerah Lampung dan satu lagu bebas.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah dan komunitas di Bandar Lampung, di antaranya SMA Xaverius Pahoman, BPK Penabur Bandar Lampung, SMA Tunas Mekar Indonesia, SMAN 5 Bandar Lampung, MAN 2 Bandar Lampung, Gita Nada Lampung Choir (GNLC), dan masih banyak lagi.
Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 3 Agustus hingga 10 September 2025 lalu.
Sementara untuk urutan tampil, panitia mengadakan technical meeting secara daring melalui Google Meet pada 15 September 2025.
Dalam kompetisi ini, para peserta berkesempatan meraih penghargaan di berbagai kategori, mulai dari juara I hingga III, serta penghargaan individu seperti Best Vocalist, Best Drummer, Best Keyboardist, Best Guitarist, dan Best Bassist.
Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia menghadirkan juri berpengalaman di bidang musik, yakni Aqshal Vito, Radja Satya Wicaksana, dan Angga Marta.
Marsya, selaku panitia lomba band, menjelaskan bahwa persiapan acara melibatkan vendor panggung dan perlengkapan teknis, sementara panitia lebih banyak mendampingi peserta.
Meski sempat mengalami kendala teknis seperti pengaturan sound yang terlalu kecil atau besar, panitia bersama soundman berhasil mengatasinya dengan cepat berkat komunikasi yang baik.
Dengan semangat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, lomba band Smanda Olympic 2025 pun menjadi ajang yang tidak hanya memamerkan bakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpelajar dan komunitas musik di Bandar Lampung. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda