Hiburan

Model Amel: Sekali Jepret Langsung Dapat Fotografer Profesional

Model Amel: Sekali Jepret Langsung Dapat Fotografer Profesional

Amel

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejak lulus sekolah menengah tingkat atas, Amel langsung bekerja. Anak kedua dari tiga bersaudara ini rupanya punya visi jelas untuk masa depan.

Ia bekerja karena ada yang dikejar. Ia ingin barang yang harganya lumayan mahal. Maka, sewaktu ada peluang bekerja di sebuah minimarket, ia mendaftar dan diterima.

Awalnya tak menduga akan aktif dalam modeling. Tapi si pemilik toko melihat bakatnya. Amel diajak dalam sebuah proyek kecil-kecilan membuat konten.

Rupanya kenalan si pemilik toko juga bukan kaleng-kaleng. Salah satunya fotografer yang berpengalaman. Koko Frans, demikian nama juru kamera profesional itu.

Dari situ Amel mendapat banyak tawaran foto. Karena bekerja, tak setiap saat ia bisa mengiyakan. Itu pun di luar waktu akhir pekan. Harap maklum, waktu akhir pekan pekerjaan di minimarket malah banyak.

Tapi meski sesekali, banyak fotografer yang suka. Kebanyakan menilai wajah Amel punya karakter tertentu. Setiap orang yang memolesnya juga suka dengan hasil riasannya. Meski tetap ada beda tiap make-up artist, hasil yang didapat dari wajah Amel tetap disuka.

Kadang jadi model andalan juga ada tak enaknya. Ia pernah cerita mendapat honor yang lebih banyak ketimbang model lain yang sudah lebih berpengalaman.

Tapi ia tenang, karena si fotografer yang menilai. Maka itu, sejak itu ia selalu percaya diri dengan ajakan menjadi model.

Meski menetap di Sidomulyo, Lampung Selatan, Amel lebih kerap ke Bandar Lampung untuk difoto. Galerinya di media sosial mulai lumayan banyak unggahan. Khas memang. Wajahnya mendekati oriental meski ayah dan ibunya dari Banten dan Bandung.

Konsep apa pun diiyakan Amel sepanjang masih patut. Ia juga tak soal dengan tempat. Pulasan riasan makin membuatnya terlihat anggun dan cantik. Plus tinggi yang lumayan menjulang sekitar 170-an sentimeter.

Bodi Amel yang ramping juga makin mendukungnya. Lenggak-lenggok makin mudah dilakukan. demikian pula blocking dari satu tempat ke tempat lain lancar dilakoni.

Kelak, punya postur tinggi dan ramping memudahkan Amel dalam bekerja. Terutama dengan profesinya sekarang: usher.

Soal ini akan ditulis pada kesempatan berikutnya. Termasuk kisahnya bekerja selama hampir empat tahun di Hongkong. Seru kan? []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda