Bandar Lampung

PW Salimah Lampung Apresiasi Merdeka Fest 2025, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Digitalisasi

PW Salimah Lampung Apresiasi Merdeka Fest 2025, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Merdeka Fest 2025

Wartalampung.id, Bandar Lampung – PW Salimah Lampung menghadiri dan mengapresiasi kegiatan Merdeka Fest 2025 yang digelar di Pasar Seni dan Kreatif PKOR Way Halim, Rabu (20/8).

Acara yang diselenggarakan oleh Pemberdayaan Perempuan Usaha Mikro Indonesia (PPUMI) dan Perkumpulan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) DPW Lampung ini mengusung tema “UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan UMKM dan Bazar,” sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Ketua PW Salimah Lampung Rita Aprilyawati bersama jajaran pengurus hadir langsung dalam pembukaan kegiatan dan menyampaikan apresiasi atas upaya konkret dalam mendukung pemberdayaan pelaku UMKM, khususnya perempuan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih di era digital saat ini.

Rita mengatakan, Salimah mengapresiasi Merdeka Fest ini. Bagi Salimah, UMKM adalah pilar kemandirian ekonomi keluarga.

”Kami tentu sangat menginginkan perempuan memiliki akses pelatihan, informasi, dan peluang promosi seperti ini, maka dampaknya bukan hanya pada pendapatan keluarga, tetapi juga pada ketahanan sosial,” ujar Ketua PW Salimah Lampung.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan 50 pelaku UMKM dan perwakilan ormas perempuan, dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti pelatihan UMKM, lomba kreator konten, lomba menggambar dan mewarnai, peragaan busana, hingga bazar UMKM.

Ketua PPUMI dan Ketua PIISEI turun menyampaikan sambutannya pada sesi pembukaan kegiatan ini. Mereka menekankan pentingnya pelaku usaha mikro memahami batasan dan potensinya.

Mereka menjelaskan bahwa secara umum, usaha mikro memiliki aset maksimal Rp50 juta dan omzet hingga Rp300 juta per tahun, atau sekitar Rp1 juta per hari.

Namun, pada kenyataannya, banyak pelaku UMKM yang penghasilannya masih jauh di bawah angka tersebut.

“Oleh karena itu, pelaku UMKM harus terus meningkatkan kapasitas, salah satunya melalui penguasaan digital marketing. Inilah yang kami fasilitasi dalam kegiatan ini, agar UMKM bisa naik kelas,” ujar Ketua PPUMI dalam sambutannya.

PW Salimah melihat bahwa pelatihan digitalisasi menjadi langkah penting agar produk-produk lokal tidak hanya dikenal di pasar tradisional, tetapi juga bisa bersaing di platform digital.

Salimah berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan lebih banyak pelaku usaha perempuan, dan menjangkau berbagai wilayah di Lampung.

Sebagai organisasi perempuan yang fokus pada pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat, Salimah siap berkolaborasi dalam inisiatif serupa di masa mendatang guna mewujudkan perempuan berdaya dan keluarga sejahtera. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda