Edukasi Mitra Bentala. | Dokumentasi
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari di lapangan sekolah diikuti oleh kelas dua sebanyak 90 murid. Acara yang dimulai dari sambutan kepala sekolah SMPN 24 Slamet Mulyadi menyampaikan, menyambut baik kegiatan yang dilakukan apalagi tema yang disampaikan adalah terkait penanganan sampah dan biodiversitas.
Slamet mengatakan, sekolah ini memang persoalan sampah menjadi tantangan tersendiri dan juga hutan mangrove berada di sekitarnya. Ia menuturkan, penting untuk disampaikan kepada siswa menjaga habitat hutan mangrove bebas dari sampah tertutama plastik yang akan mengganggu kehidupan.
Acara ini juga disampaikan materi tentang sampah oleh Ardiyanti dan Like Septina dari Mitra Bentala. Mereka menyampaikan kepada siswa, sampah yang banyak ditemukan setiap harinya adalah jenis sampah organik dan sampah nonorganik.
Ardiyanti menuturkan, sampah nonorganik seperti plastik sangat mengancam kehidupan. Sampah plastik yang susah terurai menyebabkan akan terganggunya ekosistem untuk berkembang. Apalagi lokasi sekolah bersentuhan langsung dengan laut dan hutan mangrove.
Kenzo, siswa, mendapatkan hadiah berubah tumbler untuk air minum. Ia menanggapi, tumbler ini akan dipakai terus-menerus untuk wadah air minum ke sekolah. Ia menyampaikan untuk terus mengurangi penggunaan plastik untuk wadah makan dan minum sekali pakai.
Kegiatan ini selain penyampaian materi berupa game lingkungan dan kuis. Setiap murid yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah alat tulis.
Respons guru dan murid-murid yang mengikuti acara ini sangat tinggi. Ini dilihat dari berlangsungnya acara, bahkan kepala sekolah mengikuti hingga selesai.
Pihak sekolah berharap acara ini terus dilakukan untuk kelas-kelas lainnya agar mereka peduli terhadap penangan sampah. []

Tinggalkan Komentar Anda