Nusantara

Mighrul Lappung Bersatu Libatkan Perempuan Lampung Pelestarian ”Mosok” dan ”Bebandung”

Mighrul Lappung Bersatu Libatkan Perempuan Lampung Pelestarian ”Mosok” dan ”Bebandung”

Mighrul Lappung Bersatu. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Perempuan memegang peran strategis dalam melestarikan budaya. Itulah semangat yang diusung DPP Mighrul Lappung Bersatu dalam kegiatan “Sosialisasi Mosok dan Bebandung” yang digelar di Ballroom Hotel Emersia, Senin (19/5).

Kegiatan ini mengundang berbagai organisasi perempuan dari seluruh Lampung dan menghadirkan tokoh budaya untuk memberikan pelatihan langsung seni mosok dan bebandung.

Ketua Umum Mighrul, Dwita Ria Gunadi, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga nilai-nilai adat dari dalam rumah hingga ruang publik.

“Melalui Mighrul, kami ingin mendorong lebih banyak perempuan Lampung untuk bangkit, bersuara, dan mengambil peran dalam menjaga identitas budaya kita,” ujar Dwita dalam sambutannya.

Turut hadir Ketua IWAPI Provinsi Lampung, Armelia Reny Mardie, yang menyampaikan harapannya agar Mighrul menjadi wadah pelestarian budaya perempuan yang aktif dan inspiratif.

“Kegiatan ini sangat positif. Budaya tidak boleh sekadar menjadi hiasan masa lalu, tapi harus dihidupkan dan dibawa ke masa depan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional, yang semakin menegaskan pentingnya kebangkitan budaya sebagai bagian dari kemajuan bangsa.

Dengan pelibatan langsung perempuan dalam praktik budaya, Mighrul Lappung Bersatu menegaskan posisinya sebagai organisasi pelopor pelestarian budaya di Lampung berbasis gerakan perempuan. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda