Nusantara

Relawan Rumah Zakat Lampung Ikuti Latihan Bersama Water Rescue Tanggulangi Bencana di Itera

Relawan Rumah Zakat Lampung Ikuti Latihan Bersama Water Rescue Tanggulangi Bencana di Itera

Latihan bersama water rescue. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rumah Zakat melalui tim relawannya yang tergabung dalam Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL) turut serta dalam kegiatan Latihan Bersama Water Rescue yang digelar di Embung E, Institut Teknologi Sumatera (Itera), Sabtu, 10/5/2025.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas kemampuan serta kesiapsiagaan para relawan dan potensi SAR dalam menghadapi situasi darurat di perairan, seperti banjir dan kecelakaan air lainnya.

Kegiatan ini digagas oleh FRRL dan mendapat sambutan serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Basarnas Lampung, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Lampung, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Lampung, Forum Relawan Bencana (FRB) Lampung, serta Itera sebagai tuan rumah.

Puluhan peserta dari berbagai organisasi relawan, pecinta alam, lembaga kemahasiswaan, hingga organisasi kemanusiaan turut ambil bagian dalam latihan ini.

“Partisipasi Rumah Zakat dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat serta memperkuat jaringan kolaborasi antar lembaga dalam penanggulangan bencana,” ujar Koordinator Relawan Rumah Zakat Lampung Niik Elastiana.

Dalam latihan ini, para peserta mendapatkan pelatihan teknis penyelamatan di permukaan air, penggunaan peralatan rescue, serta simulasi evakuasi korban. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman dari Basarnas, FAJI, FRRL, dan BSMI.

Ketua Pelaksana kegiatan, Aris Suryono yang juga menjabat sebagai Ketua FRRL, menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya diselenggarakan secara swadaya dan terbuka untuk para relawan.

“Tingginya antusiasme peserta membuat kuota cepat terisi dan kami harus menutup pendaftaran lebih awal. Namun, kami berkomitmen untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala,” ujarnya.

Latihan bersama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kolaborasi antarsektor untuk menciptakan sistem penanggulangan bencana yang efektif, khususnya di wilayah rawan bencana air. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda