Nusantara

Seminar di Universitas Teknokrat Indonesia, Thomas Amirico: Mahasiswa Lampung Sulit Bersaing karena Nilai Rapor Katrolan Tak Sebanding Kemampuan

Seminar di Universitas Teknokrat Indonesia, Thomas Amirico: Mahasiswa Lampung Sulit Bersaing karena Nilai Rapor Katrolan Tak Sebanding Kemampuan

Thomas Amirico. | Dokumentasi UTI

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Thomas Amirico menilai mahasiswa asal Lampung sulit bersaing di kampus karena nilai rapor tak sebanding kemampuan.

Mereka yang masuk perguruan tinggi negeri berbasis prestasi nilai rapor, banyak yang kedodoran saat kuliah. Sebab, nilai akademik besar di rapor tak berbanding lurus dengan kemampuan.

Thomas bilang, nilai rapor yang tinggi karena katrolan membuat mahasiswa bisa masuk kampus negeri tapi sulit bersaing.

Ia menyarankan kepada guru di sekolah untuk berhenti mengatrol nilai siswa. Jika ada yang kurang, tidak perlu dipaksakan nilai rapor bagus demi masuk kampus negeri.

Jika ini dibiarkan, ia yakin makin banyak mahasiswa rapor katrolan susah bersaing menjadi yang terbaik di kampus.

Demikian intisari paparan Thomas saat menjadi narasumber seminar pendidikan kemarin di Universitas Teknokrat Indonesia.

Thomas bilang, kalau mau bersaing, sekolah mesti mempersiapkan siswa bisa tembus kampus negeri lewat jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBP) via ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

Thomas berujar, hal ini bisa jadi alat ukur keberhasilan SMA dalam meluluskan alumni masuk kampus negeri.

Hal ini lebih baik ketimbang banyak masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) tapi dengan nilai rapor katrolan.

Seminar digelar atas inisiasi Teknokrat, Pemprov Lampung, dan Ikatan Keluarga Alumni SMAN 2 Bandar Lampung (IKA Smanda) angkatan 1999 yang dipimpin Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM.

Selain Thomas, juga hadir beberapa narasumber. Mereka di antaranya Ketua LP3M Unila Prof. Abdurahman, dosen FEB Unpad Dina Sartika, Ph.D, anggota DPRD Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal, MM, dan Ketua MKKS SMA Se-Lampung Hendra Putra. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda