Nusantara

Rabithah Alawiyah Lampung Siap Ikut Aksi Solidaritas Palestina Sabtu 19 April 2025

Rabithah Alawiyah Lampung Siap Ikut Aksi Solidaritas Palestina Sabtu 19 April 2025

Al-Habib Ahmad Ghozali Asegaf dari Rabithah Alawiyah Lampung (tengah). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Rabithah Alawiyah Lampung, organisasi yang terdiri dari para keturunan Nabi Muhammad saw, turut ambil bagian dalam aksi solidaritas untuk Palestina.

Aksi bertajuk Aksi Nyata Lampung Bersama Palestina Jilid Tiga akan berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025, di Tugu Adipura, Bandar Lampung.

Saat ditemui di kediamannya, Al-Habib Ahmad Ghozali Asegaf dari Rabithah Alawiyah Lampung mengungkapkan alasan kuat mengapa organisasi ini memilih bergabung dalam aksi ini.

“Sebagai bagian dari umat Islam yang peduli terhadap kondisi saudara-saudara kita di Palestina, kami merasa wajib untuk memberikan perhatian penuh terhadap perjuangan mereka. Pembelaan terhadap Palestina adalah bagian dari amal ibadah, bagian dari jihad yang tentunya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah swt,” ujarnya, Rabu (16/4).

Habib Ahmad juga mengingatkan seluruh umat Muslim untuk tidak hanya berdiam diri ketika melihat penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara di Palestina.

“Rasulullah saw bersabda, ‘Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum Muslimin, maka dia bukan bagian dari mereka.’ Tentu kita tidak ingin menjadi orang-orang yang dikeluarkan dari barisan umat Islam,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh umat Islam, khususnya di Lampung, untuk hadir dan mendukung aksi ini sebagai bentuk dukungan moral dan solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Aksi ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Firmansyah, mantan Rektor IIB Darmajaya, yang juga inisiator Aliansi Lampung Bersama Palestina.

“Aksi ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Kami mengajak seluruh warga Lampung, tanpa memandang latar belakang, untuk bersama-sama berjuang menyuarakan kemanusiaan,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, aksi tersebut bukan hanya sekadar unjuk rasa, tetapi juga sebuah panggilan moral untuk menunjukkan bahwa masyarakat Lampung tidak akan diam dengan situasi yang terjadi di Palestina. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda