Sosialisasi bahaya judi online. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Katibung – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Katibung mengadakan sosialisasi bertajuk “Cerdas Bermedia, Generasi Emas tanpa Judi Online dan Narkotika”.
Mahasiswa juga menginisiasi deklarasi yang dipekikkan siswa, guru, dan aparatur setempat untuk menolak semua bentuk judi dan penyalahgunaan narkotika.
Acara ini berlangsung di SMK Nurul Huda, Desa Pamulihan, Way Sulan, Lampung Selatan, dan dihadiri oleh puluhan siswa serta dewan guru, 3 Februari 2025.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya judi online dan penyalahgunaan narkotika yang semakin marak di era digital.
Mahasiswa KKN Unila bersama aparat kepolisian memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari kedua permasalahan tersebut, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh siswa.
Kapolsek Katibung, yang diwakili oleh Kanit Binmas Aipda Supardi, menekankan pentingnya peran aktif pelajar dalam menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terjerumus dalam praktik ilegal seperti judi online.
“Judi dan narkotika bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap meningkatnya angka kriminalitas. Oleh karena itu, kita semua harus bersama-sama mencegahnya,” ujarnya.
Sementara itu, mahasiswa KKN Unila menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mereka dalam mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar, agar lebih cerdas dalam bermedia dan menjauhi hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Para siswa antusias mengikuti sosialisasi ini. Mereka banyak yang mengajukan pertanyaan terkait cara melindungi diri dari pengaruh buruk judi online dan narkoba. Beberapa di antaranya juga berbagi pengalaman dan pandangan mereka mengenai bahaya tersebut di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diakhiri dengan deklarasi siswa, guru, mahasiswa KKN, dan aparat kepolisian untuk menolak judi dan narkotika. Mereka berkomitmen untuk menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan bebas dari pengaruh negatif.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan pentingnya menjaga diri dari ancaman kejahatan digital dan penyalahgunaan narkotika, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing.

Tinggalkan Komentar Anda