Tulang Bawang

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Kelas Inspiratif Budaya di Desa Tri Rejomulyo

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Kelas Inspiratif Budaya di Desa Tri Rejomulyo

Mahasiswa KKN Unila di Penawar Tama. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Penawar Tama – Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) 2025 meluncurkan Program Kelas Inspiratif Budaya sebagai alat pelestarian budaya Lampung di Sekolah Dasar (SD) 1 Tri Rejomulyo dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mambaul Huda 2 Desa Tri Rejomulyo, Kecamatan Penawar Tama, Kabupaten Tulangbawang, Senin (13/1/2025).

Mayoritas suku Jawa yang terdapat di Desa Tri Rejomulyo mendorong mahasiswa KKN untuk mengajak generasi muda agar dapat melestarikan budaya Lampung sejak dini.

Hal tersebut selaras dengan ungkapan Ummul Padillah, mahasiswa Pendidikan Sejarah selaku penanggung jawab program kerja kelas inspiratif budaya.

Ummul mengatakan, di desa ini didiami oleh mayoritas masyarakat  etnik Jawa.

Pihaknya meluncurkan kelas inspiratif budaya dengan tujuan agar adik-adik generasi ke depan dapat memahami serta melestarikan budaya Lampung.

Aldi Surya Purnama, mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi selaku koordinator desa, mengungkapkan, program kelas inspiratif budaya berfokus pada pengenalan perbedaan antara dua kelompok adat utama dalam suku Lampung, yaitu pepadun dan saibatin.

Aldi berujar, materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek budaya, seperti baju adat, rumah adat, bahasa atau dialek, serta nilai-nilai budaya yang khas  dari masing-masing kelompok.

Ia berharap adanya program tersebut, siswa-siswi dapat memahami dan menghargai keberagaman budaya Lampung, khususnya perbedaan antara pepadun dan saibatin.

Dengan edukasi ini, diharapkan mereka dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya tempat tinggal yaitu di Lampung.

Kegiatan tersebut didukung Kepala Sekolah Nurhamim. Ia mengungkapkan, kehadiran mahasiswa KKN cukup baik, terlebih ditunjang dari adanya kegiatan kelas inspiratif budaya.

“Mudah-mudahan ilmu yang diberikan kepada anak-anak dapat bermanfaat untuk ke depannya,” kata dia.

Tidak hanya kelas inspiratif budaya, mahasiswa KKN Unila juga akan melaksanakan program kerja pelestarian budaya Lampung lainnya, yaitu pelatihan tari sigeh pengunten. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda