Abdul Hakim. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) perwakilan Lampung Abdul Hakim mengatakan, yayasan zakat seperti Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung, tugasnya ada dua, yakni tugas dalam konteks syariat dan tugas dalam konteks agama.
Hal ini Hakim kemukakan pada tasyakuran milad ke-23 LAZDAI Lampung di LAZDAI Center, Bandar Lampung, pada Selasa 29/10/24. Tema milad kali ini “Berdaya Bermanfaat”.
Abdul Hakim mengatakan, lembaga amil zakat adalah salah satu instrumen negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Zakat.
Hakim berujar, peran LAZDAI Lampung ini sangat penting bagi masyarakat. Sebab, menghadirkan keadilan sosial bagi masyarakat dan turut membangun instrumen negara dalam menyejahterakan rakyat.
Menurut Hakim, LAZDAI Lampung ini mendapatkan tugas syariat sekaligus negara. Sebab, lembaga ini mewakili umat sehingga harus adil dan membangun sebuah kesadaran para umat.
Hakim berujar, potensi zakat di Lampung masih sangat besar. Maka itu, ia mendorong LAZDAI dan para amilnya untuk semakin profesional.
Hakim juga berpesan untuk para dai penerus masa depan agar ke depannya dapat membina masyarakat.
“Saya berpesan untuk calon dai yang dibina LAZDAI agar ke depannya harus bisa membina masyarakat dan umat, termasuk pesan untuk mengajak umat berzakat dan berwakaf,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para penerima zakat atau wakaf pun harus jelas.
“Harus sesuai dengan syariat,” pungkasnya. [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda