UKM Kelompok Studi Ekologi UIN Raden Intan partisipasi World Cleanup Day. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Studi Ekologi (KSE) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN-RIL) turut berpartisipasi dalam aksi lingkungan bersama World Cleanup Day (WCD) Regional Lampung di Grand Event WCD Lampung 2024, Ahad, 29/9/2024.
Kegiatan yang diadakan di Pelataran Paksi, PKOR Bandar Lampung, ini sukses mengumpulkan lebih dari 250 peserta, yang terdiri dari pemerintah daerah, akademisi, praktisi, perwakilan organisasi komunitas, mahasiswa, pegiat lingkungan, hingga masyarakat umum.
Acara yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB ini dimulai dengan aksi Onsite Cleanup, di mana para peserta bersama-sama membersihkan area sekitar sebagai bagian dari gerakan global untuk memerangi sampah.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan Laporan Capaian WCD Regional Lampung 2024, yang mengupas berbagai inisiatif dan pencapaian terkait pengelolaan sampah di wilayah Lampung selama setahun terakhir.
Puncak acara ditandai dengan gelar wicara bertema “Urban Sustainability,” yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk berbagi ide, pengalaman, dan solusi terkait masalah keberlanjutan perkotaan.
Gelar wicara ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inisiatif-inisiatif berkelanjutan dalam mengatasi masalah persampahan di Provinsi Lampung. Ini ssekaligus mendorong tindakan nyata dalam membangun kota yang lebih bersih dan lestari.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah.
Pelatihan ini menawarkan solusi kreatif untuk memanfaatkan limbah minyak rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan, yang juga dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah.
Acara ini kemudian ditutup dengan bazar produk daur ulang, di mana berbagai hasil karya inovatif dari bahan limbah dipamerkan.
Bazar ini tidak hanya memperlihatkan potensi ekonomi dari daur ulang, tetapi juga memberikan edukasi penting kepada masyarakat tentang bagaimana limbah dapat dikelola secara kreatif dan bermanfaat.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, media, akademisi, praktisi, dan pelaku usaha, acara ini diharapkan dapat mendorong terciptanya kesadaran dan komitmen yang lebih tinggi dari semua pihak untuk menjaga lingkungan.
Aksi ini juga menjadi landasan penting bagi Lampung dalam upaya membangun kota yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. [Sari Oktaviyani]

Tinggalkan Komentar Anda