Jihan Nurlela. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Jihan Nurlela, calon wakil gubernur Lampung yang berpasangan dengan cagub Rahmat Mirzani Djausal, hari ini berdiskusi dengan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia di Hobits Coffee, Rawalaut, Bandar Lampung.
Para mahasiswa yang ikut dalam diskusi santai itu adalah mereka yang aktif dalam badan eksekutif mahasiswa (BEM), senat, dan himpunan mahasiswa jurusan.
Presiden BEM Universitas Teknokrat Indonesia Turwan Aldi Putra memberikan masukan kepada Jihan agar ke depan Pemerintah Provinsi Lampung lebih memperhatikan prestasi mahasiswa perguruan tinggi.
Turwan mengatakan, sejauh ini sangat banyak mahasiswa Teknokrat yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, misalnya, seni, budaya, dan olahraga. Termasuk juga dalam robotik.
Turwan mengatakan, selama ini perhatian pemerintah daerah dinilai masih kurang. Ia ingin, jika Mirza dan Jihan ditakdirkan menjadi gubernur dan wakil gubernur, bisa lebih memperhatikan mahasiswa yang berprestasi.
Kata Turwan, jika ada perhatian dan atensi pemerintah daerah, kans untuk terus berprestasi akan terjaga. Sebab, ada perhatian dan kepedulian pemda kepada mahasiswa. Khususnya yang kuliah di Teknokrat.
Turwan mengatakan, kepedulian itu salah satunya juga bisa menunjang naiknya indeks pembangunan manusia di Lampung yang masih tergolong rendah jika dibandingkan rata-rata nasional.
Perhatian pemda akan menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk semakin berprestasi. Sebab, selain membawa nama baik kampus, para mahasiswa yang berprestasi itu juga membawa nama Lampung.
Mahasiswa juga ingin pasangan ini jika menang lebih memperhatikan akses pendidikan untuk lulusan SMA/SMK. Dengan demikian, semua punya kans dan hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain itu, masalah infarstruktur jalan juga menjadi bahan masukan bagi Mirza dan Jihan. Mahasiswa berpendapat kondisi jalan di Lampung masih buruk. Masih banyak jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, yang kondisinya masih jelek dan butuh rehabilitasi sesegera mungkin.
Akses transportasi yang lancar dipercaya memudahkan masyarakat dalam meningkatkan konektivitas mereka ke banyak daerah untuk meningkatkan pendapatan dan mengefisienkan biaya transportasi.
Yang juga dikemukakan mahasiswa adalah peluang kerja di Lampung yang dinilai sedikit sehingga banyak yang mencari kerja ke daerah lain. Ke depan, mahasiswa ingin pemda lebih mendorong swasta untuk membuka lapangan pekerjaan sehingga lulusan perguruan tinggi bisa bekerja di daerah sendiri.
Menjawab ini, Jihan mengatakan, ke depan ia dan Mirza jika diamanahkan memimpin Lampung, akan mengusahakan agar Lampung lebih baik. Soal akses pendidikan, Jihan setuju jika pemda mendorong agar peluang lulusan SMA masuk kuliah lebih terbuka dan bisa dibantu bagi mereka yang membutuhkan. Soal jalan, ia juga akan menjadikan itu sebagai salah satu programnya.
Untuk perhatian pemda, Jihan dan Mirza juga ingin pemda lebih punya perhatian kepada mahasiswa yang berprestasi sehingga menjadi stimulus prestasi yang diraih ke depan lebih gemilang. []

Tinggalkan Komentar Anda