Berita Foto Hiburan

Model Lampung Cici, Jangan Pernah Takut Mencoba

Model Lampung Cici, Jangan Pernah Takut Mencoba

Celvi Meida Sari. | Dokumentasi

Celvi Meida Sari. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Model Lampung Celvi Meida Sari atau biasa disapa Cici baru-baru ini terpilih sebagai runner up IV ajang Muli-Mekhanai Kabupaten Tulangbawang. Prestasi ini, bagi Cici, adalah catatan tersendiri.

Kepada wartalampung.id, ia bercerita beberapa hal tentang kehidupan dan keaktifannya dalam dunia pageant.

Cici bilang, ia baru-baru ini punya keinginan aktif dalam dunia pageant. Pasalnya, ia menilai ikut dalam ajang itu adalah sebuah pengalaman baru.

Apalagi ia mengaku sejauh ini belum pernah mengikuti ajang semacam itu. Ada semacam ketertarikan pada diri gadis cantik ini untuk ikut ajang yang demikian.

Ini sama halnya dengan kesukaannya dengan dunia foto. Ia memulainya dengan ketertarikan yang biasa saja.

Akan tetapi, lambat laun, Cici merasakan sensasi tersendiri kala difoto. Ia menjadi model freelance untuk beragam kebutuhan klien yang membutuhkan jasanya.

Cici bilang, ada orang terdekatnya yang terus-menerus memberikan motivasi agar mau lebih banyak mencoba di bidang ini. Ia mengaku, dari situlah motivasinya muncul hingga aktif sampai dengan sekarang.

Sebagai model, Cici mengaku ia sebetulnya belum begitu mahir dalam catwalk. Namun, ia akan terus belajar karena baginya pengalaman dan pelajaran itu sangat berharga.

“Tidak ada gunanya jika tidak mau terus belajar,” kata pemilik akun Instagram @celvimei_da kepada wartalampung.id.

Proses mengikuti Muli-Mekhanai Tulangbawang juga demikian. Awalnya ia hanya mengiyakan ajakan seseorang yang ia anggap sebagai kakak.

Orang itulah, kata Cici, yang mau membimbing dan meyakini bahwa ia bisa dan mampu mengikuti kompetisi ini.

Dari situ, Cici kemudian belajar public speaking, catwalk, tes, dan mempelajari budaya kearifan lokal dan juga pariwisata Lampung.

“Aku hanya belajar dalam jangka waktu 10 hari saja dari perlombaan. Aku terus berlatih sampai grand final,” kata alumnus SMAN 11 Bandar Lampung itu.

Cici juga tidak menyangka ia bertahan di ajang itu sampai dengan tujuh besar.

Kata dia, sebagai manusia, tidak boleh cepat merasa puas dan harus terus belajar.

“Jadi runner up IV itu suatu kebanggaan. Mungkin banyak orang bilang saya masih mentah. Tapi bagi saya, sudah berusaha semaksimal mungkin,” kata dia.

Cici juga kasih pesan untuk anak muda seusianya. Pesannya, jangan pernah takut untuk mencoba karena kita tidak tahu apa yang ada di depan nanti.

Sukses selalu ya, Cici. []

Editor: @adiansaputra27

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda