Salimah Lampung Selatan. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalianda – Mengisi Ramadan, PD Salimah Lampung Selatan mengadakan kegiatan kajian subuh bersama seluruh pengurus daerah dan cabang, Ahad, 24/3/2024 bertema “Sucikan Hati, Wujudkan Keberkahan Negeri” secara virtual melalui aplikasi Google Meet.
Acara ini dimotori Departemen Dakwah PD Salimah Lampung Selatan. Kegiatan ini diadakan untuk mengisi waktu Ramadan dengan maksimal.
Selain itu juga untuk mempererat silaturahmi dengan seluruh pengurus Salimah se-Lampung Selatan.
Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta antara lain Ketua PD Salimah Lampung Selatan Rosidah narasumber sekaligus Ketua Departemen Dakwah PW Salimah Lampung Badiah Mukmin, dan para ketua cabang dan pengurus sekabupaten ini.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan kajian subuh yang disampaikan Badiah Mukmin.
Badiahb menyampaikan, pada bulan Ramadan ini hal yang mutlak untuk kita adalah memperbanyak beristigfar agar hati menjadi bersih. Ketika hati bersih, perbuatan kita akan menjadi baik.
Ia mengajak semua agar meraih pahala sebanyak-banyaknya dan mengharap ampunan Allah swt.
Menurut Badiah, urgensi hati antara lain:
1. Hati adalah tempat pandangan Allah
2. Hati adalah penggerak anggota seorang hamba
3. Ketika hati baik, amalnya akan menjadi rahmat
4. Ketika hati sakit, amalnya menjadi perusak di bumi.
Selain itu, Badiah juga menjelaskan hal-hal yang dapat merusak hati, antara lain, dosa dan maksiat dan mempermainkan ayat-ayat Allah swt.
Dalam momentum Ramadan ini, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan agar Ramadan bisa dicapai dengan maksimal.
1. Membaca Alquran dengan tartil karena akan menjadi syafaat di akhirat kelak.
2. Meningkatkan salatnya dengan salat utama. Selain yang wajib, juga yang sunah, misalnya tahajud, duha, dan sebagainya.
3. Memperbanyak sedekah
4. Memperbanyak zikir
5. Memaksimalkan doa
Peserta sangat khidmat menyimak materi yang disampaikan oleh Ustazah Badiah Mukmin. Acara ditutup dengan doa agar dihindarkan dari siksa api neraka.
“Merugilah orang-orang yang bertemu ramadan tapi tidak memaksimalkannya dengan baik. Mari kita sama-sama menjadikan momentum Ramadan ini sebagai Ramadan terbaik,” katanya. [Aan Saputri/Salimah Lamsel]

Tinggalkan Komentar Anda