Berita Foto Nusantara

4 Alasan Jalani Puasa di Universitas Teknokrat Indonesia Lebih Nyaman dan Insya Allah Berkah

4 Alasan Jalani Puasa di Universitas Teknokrat Indonesia Lebih Nyaman dan Insya Allah Berkah

Mahathir Muhammad. | Dokumentasi

Mahathir Muhammad. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Setidaknya ada empat alasan mengapa menjalani puasa sebagai sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia itu bisa nyaman dan berkah.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM memberikan beberapa alasan.

Pertama, infrastruktur sarana ibadah yang nyaman. Adanya Masjid Asmaul Yusuf di kompleks kampus membuat kegiatan ibadah menjadi lancar. Apalagi ketersediaan air dan kebutuhan lain sangat diperhatikan.

“Sehingga untuk ibadah salat lima waktu dan salat sunah serta kajian bisa dengan nyaman dilaksanakan di sini,” kata Mahathir kemarin kepada wartalampung.id usai tablig akbar hasil kerja sama kampus dengan Promag.

Poin kedua, kata alumnus SMAN 2 Bandar Lampung itu, semua mahasiswa dan dosen memang diimbau untuk meningkatkan ibadah selama Ramadan. Misalnya dalam salat lima waktu.

“Kami mendorong semua mahasiswa dan dosen menjalankan salat fardu di masjid. Khususnya zuhur, asar, magrib, dan isya. Bahkan sampai tarawih,” kata Mahathir kepada wartalampung.id.

Kebijakan kampus, kata dia, juga mendorong peningkatan pengetahuan keagamaan di sini.

“Termasuk kajian soal mag dan menjaga puasa dari marah yang diinisiasi kami kerja sama dengan Promag ini,” kata dia.

Hal ketiga, kata Mahathir, kampus memberikan pelayanan istimewa selama Ramadan. Menurut Mahathir, setiap hari pihaknya menyediakan makanan dan minuman berbuka kepada mereka yang iftar.

Selain itu, usai magrib, dibantu Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Asmaul Yusuf kampus setempat, jamaah mendapat makan malam.

Jika ikut salat isya dan tarawih berjamaah, pihak kampus juga masih menyediakan makanan dan minuman.

“Supaya ibadahnya semangat, kami juga memberikan pelayanan yang prima kepada semua sivitas akademika,” lanjut Mahathir.

Hal keempat, banyaknya kegiatan sosial yang dilakukan. Selama puasa, kata Mahathir, pihaknya terbiasa memberikan bantuan sosial.

Baik itu kepada panti asuhan, pengurus masjid, maupun mereka yang terkena musibah, termasuk banjir beberapa pekan lalu.

Dengan banyak sedekah ini, diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda