Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – KPU Bandar Lampung menggelar rapat pleno menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung pada hari Senin, 1 Februari 2021. Putusan Mahkamah Agung sendiri adalah memenangkan gugatan Eva Dwiana-Deddy Amarullah, peraih suara terbanyak pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung pada 9 Desember 2020.
Gugatan Eva Dwiana ini sebagai keputusan KPU Bandar Lampung yang membatalkan pencalonan mereka. Putusan KPU Bandar Lampung terbit berdasar putusan Bawaslu Lampung yang meminta KPU Bandar Lampung mendiskualifikasi Eva Dwiana dan Deddy Amarullah.
Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi kepada wartalampung.id melalui pesan tertulis mengatakan, salinan putusan MA sudah dikirim ke kantor kuasa hukum KPU Bandar Lampung di Labuhanratu. Salinan tidak dikirim ke kantor KPU Bandar Lampung di Sukarame.
Dedy menjelaskan, salinan putusan Ma baru diterima hari Jumat lalu, 29 Januari 2021. Namun, karena pengacara masih bersidang di Mahkamah Konstitusi untuk gugatan yang lain, rapat pleno baru bisa digelar besok.
Dedy menjelaskan KPU Bandar Lampung amanah dalam menjalankan amanat undang-undang. Kata Dedy, berdasar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 pasal 135A ayat 8, dalam hal putusan MA membatalkan keputusan KPU provinsi atau kabupaten sebagaimana dimaksud pasal 6, KPU wajib menetapkan kembali sebagai pasangan calon. [Sugiono]
