Rakor pencegahan stunting di Tanggamus. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Gisting – Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan menghadiri rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tanggamus di Aula Pertemuan Gedung IBI Gisting Cabang Tanggamus, Kamis, 28/12/2023.
Mulyadi mengatakan, ini adalah rakor ketiga soal stunting atau tengkes dalam sebulan ini. Ia berharap tujuan bisa tercapai dalam hal meningkatkan komitmen dan koordinasi segenap anggota TPPS Tanggamus dalam stunting.
Keluarga berisiko stunting di Tanggamus masih cenderung tinggi, yaitu sekitar 62.713 keluarga.
Persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional serta menjadi salah satu prioritas di Lampung di mana Tanggamus masih tertinggi kasus stunting sebesar 25%.
Berdasarkan data SSGI tahun 2021 secara nasional, angka prevalensi stunting Lampung saat ini menduduki 5 besar terendah yaitu 18,5% di bawah rata-rata nasional sebesar 24,5%.
Namun, masih ada kabupaten yang di atas rata-rata nasional yaitu Tanggamus sebesar 25%.
“Ini menjadi perhatian kita, khususnya pemangku kepentingan Tanggamus,” kata dia.
Data SSGI tahun 2022, di Kabupaten Tanggamus menunjukkan perkembangan yang positif yaitu adanya penurunan di angka 20,4%.
Walaupun terjadi penurunan, belum maksimal.
Mulyadi meminta di tingkat pekon/kelurahan, bidan desa dan petugas gizi puskesmas bersama-sama dengan kader untuk melakukan penelusuran, penemuan bayi dan balita yang berisiko stunting dan harus ditangani bersama.
Ia meminta para camat memfasilitasi dan mengoordinasikan pekon dan kelurahan untuk memastikan kegiatan untuk penurunan dan pencegahan stunting telah teralokasi lewat dana transfer pekon atau dana yang dikelola kelurahan. [Afrizal]

Tinggalkan Komentar Anda