Jarwo Songha. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Purbolinggo – Pustakaloka Cendekia merupakan salah satu komunitas yang bergerak di bidang literasi di Kabupaten Lampung Timur. Pada Selasa (23/12/23), komunitas yang berdiri sejak 2019 ini memperingati hari jadinya yang ke-4.
Kegiatan dipusatkan di Gedung Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.
Jarwo Songha, pendongeng Lampung juga turut hadir dan memeriahkan acara. Dalam pentas dongengnya, Jarwo membawakan kisah bertema hentikan perundungan.
Tema ini sengaja diangkat supaya anak-anak peduli terhadap lingkungan sekitar. Bruno, boneka lucu nan imut juga turut memeriahkan acara yang dihadiri oleh 65 peserta ini.
“Semoga anak-anak selalu sayang dengan sesama. Semoga tidak ada lagi korban perundungan,” katanya dengan mata berbinar.
Vila Ayu Safira, pendiri Pustakaloka Cendekia, mengatakan, Pustakaloka merupakan komunitas literasi yang terbuka untuk siapa saja.
Komunitas ini didirikan agar kebiasaan dan kegemaran membaca di lingkungan masyarakat semakin tersebar.
“Kami menyediakan beragam buku yang bisa dibaca oleh masyarakat,” terangnya dengan penuh semangat.
Levina Mai Nanda, Ketua Pustakaloka Cendekia, dalam sambutannya mengatakan, tahun ini tema yang diangkat adalah ”Cahaya Literasi dari Pelosok Negeri”.
Tema ini dirasa cocok dengan kondisi komunitas kami yang berada di daerah pelosok.
“Walaupun dari pelosok, kami akan terus menebarkan semangat membaca kepada generasi muda,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Purbolinggo, Bunda PAUD Purbolinggo, dan perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Timur.
Dalam sambutannya, Camat Purbolinggo, Amir Hamzah, mengapresiasi kiprah yang dilakukan Komunitas Pustakaloka Cendekia.
“Komunitas ini sangat menginspirasi bagi anak muda. Sangat bermanfaat untuk para anak muda di Purbolinggo. Semoga ke depan semakin maju dan sukses,” tuturnya. []

Tinggalkan Komentar Anda