Berita Foto Bisnis

Hasil Panen Turun, Harga Manggis di Kotaagung Rp34 Ribu/Kg, Pasar Ekspor ke Taiwan Tetap Terbuka

Hasil Panen Turun, Harga Manggis di Kotaagung Rp34 Ribu/Kg, Pasar Ekspor ke Taiwan Tetap Terbuka

Salah satu gudang penyimpanan manggis di Kotaagung. | Zairi.

Salah satu gudang penyimpanan manggis di Kotaagung. | Zairi.

Wartalampung.id, Tanggamus – Petani manggis di Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, bisa bernapas lega. Pasalnya, harga manggis di tingkat petani mencapai Rp34 ribu/kg.

Kepada wartalampung.id, Jhoni, pemilik gudang manggis Cahaya Tanggamus, mengatakan, harga manggis di tingkat petani tahun ini meningkat drastis jika dibandingkan dengan harga panen raya tahun 2020.

Bedanya, panen manggis tahun ini sangat sedikit dibanding panen tahun lalu.  ia mengatakan, tahun lalu barang masuk ke gudang dalam sehari bisa mencapai 6 sampai 7 ton. Namun sekarang hanya 1 ton. Sebab, buah manggis tahun ini sedikit atau buah penyelang, bahkan banyak yang tidak berbuah.

Dia mengtakan, meskipun suasana pandemi covid-19, geliat ekspor ke negara Taiwan tetap buka. Ini membuat harga manggis meroket d itingkat petani mencapai Rp34 ribu/kg.

“Saya kirim barang ke Pulau Nali menggunakan peti kayu biasa. Karena barangnya sedikit, penyortiran untuk ekspor dilakukan di sana,” jelasnya.

Hilal, petani manggis asal Pekon Kedamaian, Kotaagung, berharap harga jual manggis seperti saat ini bisa dipertahankan. Walaupun hasil panen sedikit jika dibandingkan musim tahun lalu, dengan harga mencapai Rp34 ribu/kg hasilnya lebih.

Menurut dia, panen tahun lalu, dalam dua hari sekali bisa mencapai 600 kg dengan harga Rp5.000/kg. Sekarang, sekitar 1 sampai 2 kuintal saja tapi dengan harga Rp34 ribu/kg.

“Semoga harga ini bertahan sampai selesai musim,” harapnya. [Zairi]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda