Sendratari Lagon. | Dini Aulia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Studi Pendidikan Seni Tari FKIP Universitas Lampung sukses menggelar Sendratari Lagon di Taman Budaya Lampung, Sabtu malam, 25/11/2023.
Acara ini merupakan acara rutin setiap tahun yang diadakan sebagai pementasan akhir dalam mata kuliah sendratari. Pementasan kali ini dibawakan oleh mahasiswa angkatan 2020.
Indra Bulan, dosen, mengatakan, diadakannya acara ini bertujuan untuk menciptakan sensitivitas kepada mahasiswa agar mereka memiliki keterampilan dalam menciptakan karya seni.
Sendratari Lagon memiliki arti sendratari Lampung dan Gorontalo. Dalam pementasannya, mengangkat kisah khas dari masing-masing daerah tersebut.
Untuk Provinsi Lampung, diangkat kisah dari daerah Tanggamus yaitu khaja baniting. Dari Provinsi Gorontalo diangkat kisah polahi.
Dalam pementasannya, khaja baniting menceritakan seorang raja yang memiliki pasukan kuat dan tangguh. Raja melakukan perjalanan dari wilayah Sekala Beghak menuju Teluk Semaka untuk memperluas wilayah dan mengembangkan kemakmurannya.
Sedangkan polahi menceritakan tentang asal usul dan kehidupan suku Polahi.
Pemilihan dua kisah tersebut berdasarkan kesepakatan bersama angkatan 2020. Pada pementasan, para penari membawakan dengan penuh totalitas dan berhasil membawa penonton masuk ke dalam cerita.
Ini sesuai dengan jargon mereka “Satukan Perbedaan, Ciptakan Kenangan”. Para penonton dibuat terpukau atas pementasan itu. [Dini Aulia Putri]

Tinggalkan Komentar Anda