Suasana rumah duka di Pekon Kerta, Kotaagung Timur. | Zairi

Wartalampung.id, Tanggamus – Seorang pria berusia 30 tahun, Dedi, tewas usai digorok di dalam kamarnya, Selasa pagi ini, 19 Januari 2021. Junet, ayah kandung korban, mengatakan, ia berada di kebun sewaktu peristiwa terjadi. Ia kemudian disusul sekitar jam lima pagi oleh anaknya.
Ia dikabarkan bahwa anak ketiganya yang masih bujang ini meninggal dunia. Setiba di rumah, Junet melihat anaknya di kamar dalam posisi tidur mengenakan selimut.
Junet mengatakan, di rumah hanya ada tiga orang. Selain almarhum Dedi yang terbunuh, ada juga menantunya, dan istrinya.
Dedi adalah anak ketiga. Dua abangnya tinggal di luar kota. Adiknya sudah menikah dan menetap bersama di rumah. Saat kejadian, hanya istri adiknya yang ada di rumah bersamanya ibu kandung Dedi.
Menurut Junet, sekitar jam empat subuh istrinya mendengar suara pintu belakang dapur dibuka. Istrinya, cerita Junet, lalu bangun kemudian menutup pintu itu. Ia kemudian kembali tidur.
Istri Junet kemudian mendengar suara pintu belakang kembali dibuka orang. Kemudian ia bangun dan ke kamar anaknya.
Ia histeris saat melihat anaknya dalam kondisi mengenaskan tapi masih bernapas. Ia emudian menjerit dan meminta tolong. Warga pun berdatangan.
Keluarga ikhlas atas musibah ini. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mengunang untuk diotopsi. Di lokasi hadir Kapolres setempat dan sejumlah personel polisi. [Zairi]
