Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Marina Mahasantri Baru Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung, Finalis Olimpiade Matematika Tingkat Nasional

Marina Mahasantri Baru Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung, Finalis Olimpiade Matematika Tingkat Nasional

Marina (tengah) bersama Erni Windiastuti (kiri) dan Nabila Sapitri (kanan). | Dokumentasi Mahad Al Jamiah

Marina (tengah) bersama Erni Windiastuti (kiri) dan Nabila Sapitri (kanan). | Dokumentasi Mahad Al Jamiah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Marina kini menjadi mahasantri baru di asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung di Perumahan Prasanti, Sukarame.

Mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini berasal dari Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Hari ini ia baru saja masuk asrama dan menjadi warga baru di dalamnya. Rupanya, Marina punya pengalaman yang cukup menarik.’

Kepada wartalampung.id, ia bercerita. Kata Marina, ia pernah mengikuti Olimpiade Matematika Tingkat Nasional dan lolos sampai predikat harapan II.

Soal masuk asrama, ia mengaku sangat senang. Marina sebetulnya berharap masuk ke asrama 1 yang berada di kompleks kampus UIN Raden Intan. Apalagi, ia berujar, tak mempunyai kendaraan untuk menuju kampus.

Meskipun demikian, ia tetap bahagia bisa menjadi mahasantri. Karena baru, ia juga mengaku kaget lantaran dalam satu kamar berisi 12 orang.

“Sempat kaget, meski nanti kan ada penyekat di dalam kamar,” ujarnya kepada wartalampung.id hari ini.

Marina awalnya berharap lolos Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) gelombang pertama. Ia juga awalnya melalui jalur SPAN-PTKIN.

Akan tetapi, ia ternyata lolos di gelombang ketiga. Menjadi mahasantri juga pengalaman perdananya karena sebelumnya memang tak mengenyam sama sekali pendidikan di pondok pesantren.

Marina bersyukur bisa lolos KIP-K ini meski gelombang ketiga. Sebab, dengan begitu, ia bisa meringankan orang tua dengan turunnya pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) yang awalnya Rp3,6 juta menjadi Rp2,4 juta.

Ia juga yakin bisa menyeimbangkan antara kegiatan kampus dan mahad.

Saat Marina mendengar di Ma’had Al Jamiah memiliki beberapa ekskul, dia sangat tertarik.

“Aku pilih hadrah dong. Soalnya aku pernah mengikuti lomba hadrah waktu sekolah,” ujarnya. [Nabila Sapitri/Erni Windiastuti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda